TRIBUNSHOPPING.COM - Tanaman hias bukan hanya berfungsi sebagai pemanis ruangan, namun juga sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan, termasuk kemampuannya dalam menyerap polusi udara dan radiasi.

Di era digital seperti sekarang, paparan radiasi dari perangkat seperti WiFi, TV, laptop, dan smartphone menjadi hal yang tak terhindarkan.

Hal ini membuat banyak orang mulai mencari solusi alami untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat di rumah maupun kantor.

Meski secara ilmiah kemampuan tanaman dalam “menangkal radiasi WiFi” masih menjadi perdebatan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman tertentu mampu membantu menyerap gelombang elektromagnetik dalam skala kecil sekaligus meningkatkan kualitas udara.

Selain itu, kehadiran tanaman juga terbukti memberikan efek psikologis yang menenangkan, sehingga tetap memberikan manfaat secara keseluruhan.

Baca juga: 8 Tanaman Hias Bisa Bikin Rumah Jadi Sejuk dan Suasana Nyaman

Karena itu, tidak ada salahnya menghadirkan tanaman hias di sekitar area kerja atau ruang keluarga.

Selain membuat ruangan terasa lebih segar dan estetik, beberapa jenis tanaman berikut ini dipercaya dapat membantu mengurangi dampak radiasi sekaligus memperbaiki kualitas udara.

8 Tanaman Hias Anti Radiasi

1. Lidah Mertua (Sansevieria)

Ilustrasi Lidah Mertua
Ilustrasi Lidah Mertua (Freepik)

Lidah mertua menjadi salah satu tanaman paling populer untuk indoor. Tanaman ini dikenal sangat kuat dan mudah dirawat, bahkan bisa bertahan di ruangan minim cahaya.

Keunggulan utama lidah mertua adalah kemampuannya menyerap polutan seperti formaldehida dan benzena.

Selain itu, tanaman ini juga dipercaya mampu menyerap radiasi elektromagnetik dari perangkat elektronik seperti komputer dan WiFi. Bentuknya yang tegak dan modern juga cocok untuk dekorasi rumah minimalis.

Baca juga: 8 Tips Ampuh Atasi Rumah yang Lembap, Hempas Udara Pengap dan Jamur

2. Kaktus

Kaktus
Kaktus (Freepik)

Kaktus sering disebut-sebut sebagai tanaman penangkal radiasi, terutama dari komputer.

Meskipun belum ada bukti ilmiah kuat, banyak orang tetap meletakkannya di dekat layar monitor sebagai langkah preventif.

Kaktus memiliki bentuk unik dan ukuran yang kecil, sehingga tidak memakan banyak tempat.

Perawatannya juga sangat mudah karena tidak membutuhkan banyak air. Cocok untuk meja kerja atau sudut ruangan yang terkena cahaya langsung.

3. Lidah Buaya (Aloe Vera)

Ilustrasi Aloe vera
Ilustrasi Aloe vera (Freepik)

Lidah buaya bukan hanya terkenal sebagai tanaman obat, tetapi juga memiliki manfaat dalam membantu menyerap polusi udara.

Tanaman ini dipercaya mampu mengurangi efek radiasi sekaligus menghasilkan oksigen di malam hari.

Selain itu, gel lidah buaya juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kulit, sehingga memiliki fungsi ganda yang sangat menguntungkan.

Baca juga: 4 Rekomendasi Pembersih Jamur Black Mold dan Lumut Tembok Rumah

4. Sirih Gading (Pothos)

Ilustrasi Sirih Gading
Ilustrasi Sirih Gading (Freepik)

Sirih gading merupakan tanaman hias gantung yang sangat populer karena tampilannya yang cantik dan menjuntai.

Tanaman ini dikenal efektif dalam menyerap racun udara seperti karbon monoksida dan formaldehida.

Meski tidak secara langsung “menangkal” radiasi, kemampuannya dalam memperbaiki kualitas udara membuatnya ideal ditempatkan di dekat perangkat elektronik.

5. Palem Kuning (Areca Palm)

Ilustrasi Areca palm
Ilustrasi Areca palm (Freepik)

Palem kuning sering digunakan sebagai tanaman indoor karena tampilannya yang elegan dan tropis.

Tanaman ini mampu meningkatkan kelembapan udara sekaligus membantu menyaring zat berbahaya.

Dengan ukuran yang cukup besar, palem kuning cocok diletakkan di ruang kerja atau ruang tamu untuk menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman.

Baca juga: 10 Tips agar Rumah yang Hawanya Panas Bisa Sejuk Tanpa AC

6. Peace Lily (Spathiphyllum)

llustrasi Peace Lily
llustrasi Peace Lily (Freepik)

Peace lily dikenal sebagai tanaman penyaring udara alami yang sangat efektif.

Tanaman ini mampu menyerap berbagai racun berbahaya di udara serta membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Selain itu, bunganya yang putih juga memberikan kesan elegan dan menenangkan, cocok untuk ruang kerja yang sering terpapar perangkat elektronik.

7. Lavender

Lavender
Lavender (Freepik)

Lavender tidak hanya terkenal karena aromanya yang menenangkan, tetapi juga memiliki manfaat tambahan dalam menciptakan suasana rileks.

Meskipun tidak secara langsung menyerap radiasi, lavender membantu mengurangi stres akibat penggunaan gadget berlebihan.

Efek relaksasinya sangat cocok untuk ditempatkan di meja kerja atau kamar tidur.

Baca juga: 8 Manfaat yang Didapat dari Air Purifier, Bagus untuk Penderita Asma dan Alergi

8. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Ilustrasi Spider Plant
Ilustrasi Spider Plant (Freepik)

Spider plant atau tanaman laba-laba adalah salah satu tanaman terbaik untuk pemula.

Tanaman ini mampu menyerap polutan udara dan menghasilkan oksigen lebih banyak.

Selain itu, bentuknya yang unik dengan daun menjuntai membuatnya menarik sebagai dekorasi ruangan.

Mengandalkan tanaman sepenuhnya untuk menangkal radiasi WiFi atau gadget mungkin bukan solusi utama, karena bukti ilmiahnya masih terbatas.

Namun, tanaman hias tetap memberikan banyak manfaat lain seperti meningkatkan kualitas udara, mengurangi stres, dan membuat ruangan terasa lebih hidup.

Dengan menempatkan tanaman seperti lidah mertua, kaktus, hingga sirih gading di rumah atau kantor, kamu bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Jadi, meskipun efeknya terhadap radiasi mungkin tidak signifikan, manfaat keseluruhannya tetap sangat layak untuk dipertimbangkan.

Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.

(TribunShopping.com/Nina Yuniar)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.