TRIBUNHEALTH.COM - Kadar gula darah yang naik perlu mendapatkan perhatian lebih.
Terlebih lagi bagi orang yang memang sudah terdiagnosis diabetes atau pradiabetes.
Lonjakan kadar gula darah bahkan dapat berbahaya dan memicu komplikasi pada mereka.
Oleh karena itu penting untuk mengenali gejala kadar gula darah tinggi.
Misalnya sering kesemutan, sering lelah, hingga luka yang lambat sembuh.
Melansir Everyday Health, berikut ini tanda kadar gula darah tinggi.
Tanda gula darah tinggi yang sering dialami tubuh yakni sensasi kesemutan akibat kerusakan saraf yang juga dikenal sebagai neuropati diabetik .
Sensasi kesemutan atau bahkan mati rasa itu seringkali terjadi di tangan dan kaki.
Meski pada umumnya terjadi pada orang yang menderita diabetes dalam waktu lama, hal itu dapat terjadi pada siapa saja dengan diabetes yang tidak terkontrol.
Baca juga: 8 Tanda Awal Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Sering Pipis hingga Gampang Kesemutan
Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa bengkak di mata akibat kebocoran cairan.
Kebocoran ini mengubah bentuk lensa, menjadi tidak dapat fokus dengan baik sehingga membuat pandangan menjadi kabur.
Selain penglihatan menjadi lebih kabur, penderita diabetes dengan kandungan gula darah tinggi juga akan mengalami sakit kepala.
Air liur mengandung glukosa.
Semakin tinggi kandungannya, semakin banyak bakteri yang berkonsentrasi di mulut dan rawan memicu infeksi gusi.
Tanda-tanda gula darah semakin tak terkontrol bisa berupa gusi merah atau meradang pada awalnya.
Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi periodontitis, yang dapat menyebabkan munculnya nanah atau bisul.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mulut saat Hamil agar Gigi dan Gusi Tetap Sehat
Merasa kerap lelah juga termasuk salah satu gejala gula darah yang tidak terkontrol.
Hal ini terjadi ketika tubuh tidak memproses insulin dengan benar atau tidak memiliki jumlah insulin yang cukup.
Karena tidak diserap dengan baik sebagai energi, gula tetap berada di dalam darah dan sel tetap kekurangan energi.
Banyak orang dengan gula darah tinggi yang tidak terkontrol justru merasa sering lapar.
Meski demikian, berat badan mereka justru turun.
Hal ini karena tubuh tidak mendapatkan energi dari glukosa, yang akhirnya justru menggunakan otot dan lemak untuk energi.
Selain perubahan berat badan dan nafsu makan ini, merasa otot semakin lemah juga bisa termasuk salah satu tanda gula darah tinggi.
Baca juga: 10 Gejala Diabetes Tipe 1 pada Anak, Mudah Lapar tapi Sering Lelah dan Tampak Tak Berenergi
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, seseorang dengan gula darah tinggi ditandai dengan luka tidak kunjung kering.
Hal ini karena gula darah tinggi menyebabkan kerusakan saraf dan memengaruhi sirkulasi, terutama di kaki bagian bawah dan kaki bagian atas.
Luka kecil pun seringkali tak kunjung sembuh bahkan menjadi besar karena aliran darah ke area tersebut tidak cukup.
(TribunHealth.com)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.