Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membocorkan akan ada kompetisi baru pada musim depan yang berjalan sering kompetisi lain yakni Super League (kasta 1), Championship (kasta 2), Liga Nusantara (kasta 3), dan Liga 4 (kasta 4).


Hal itu disampaikan Erick saat ia memimpin rapat Exco PSSI bersama I.League, Rabu, yang menbahas perkembangan serta penguatan kompetisi sepak bola nasional, mulai dari Super League, Championship, hingga kompetisi usia dini.


"Kami juga tengah mematangkan rencana menggulirkan kejuaraan yang akan berjalan bersamaan dengan liga," kata Erick melalui unggahan akun resmi Instagramnya, Rabu.


Namun, Erick belum menjabarkan secara rinci mengenai kompetisi tersebut.








Adapun salah satu agenda utama pada rapat itu adalah pembahasan program kompetisi musim depan atau 2026/2027, termasuk persetujuan regulasi yang akan ditetapkan.


Penetapan ini dilakukan lebih awal sebagai langkah strategis bersama antara PSSI dan I.League, guna memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki perencanaan yang lebih baik, terukur, dan terintegrasi.


Selain itu, PSSI dan I.League juga menekankan pentingnya sinkronisasi kalender kompetisi musim 2026/2027 dengan agenda tim nasional, program organisasi PSSI, serta berbagai event lokal dan internasional sebagai bagian dari komitmen bersama dalam pengelolaan sepak bola nasional yang lebih profesional.


Dalam kesempatan yang sama, agenda ini juga memaparkan bahwa dengan adanya Video Assistant Referee (VAR) di Super League dan Championship semakin meningkatkan nilai kompetitif dari kompetisi itu sendiri.






Data tingkat kompetitif, terdapat catatan kemenangan untuk tim tuan rumah di Super League sebesar 44,86 persen, lalu tim tamu sebesar 30,45 persen, dan laga yang berakhir imbang sebesar 24,69 persen.


Sementara di Championship, presentase kemenangan untuk tim tuan rumah sebesar 44,35 persen, lalu tim tandang yang menang sebesar 29,57 persen, dan laga yang berakhir seri sebesar 26,09 persen.


"Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas. Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen. Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR," kata Direktur Utama I.League Ferry Paulus.


Selain itu, dalam agenda ini I.League juga menjajaki kolaborasi strategis dengan liga top dunia seperti Eredivisie Belanda, LALIGA Spanyol, J.League Jepang, dan Bundesliga Jerman. Tidak hanya itu, I.League juga memperkuat kerja sama dengan FIFA dalam aspek manajemen suporter dan keamanan pertandingan.