TRIBUN-MEDAN.com - Viral pesta pernikahan yang seharusnya penuh sukacita berubah menjadi momen mengerikan setelah terjadi perkelahian antar tamu.
Insiden perkelahian itu bahkan memakan korban jiwa, seorang remaja berusia 17 tahun.
Dilansir dari India Today, Jumat (10/4/2026) kejadian ini diketahui terjadi di daerah Rani Bagh, Delhi.
Menurut laporan warga sekitar, perkelahian tersebut dipicu mengenai musik DJ dan pengaturan makanan.
Awalnya pesta pernikahan berjalan dengan sukacita, seluruh pihak keluarga mempelai menari dan merayakan upacara pernikahan dengan bahagia.
Seluruh tamu yang hadir juga ikut memeriahkan pesta pernikahan tersebut, dan menari bersama keluarga mempelai.
Namun sekitar pukul 23.15 di lokasi kejadian, dua kelompok anak laki-laki terlibat pertengkaran.
Dua kelompok anak laki-laki tersebut diketahui sebagai pemuda setempat yang ikut memeriahkan pesta pernikahan.
Mereka bertengkar mengenai pemutaran musik dan pengaturan makanan.
Perselisihan tersebut meningkat menjadi perkelahian fisik, di mana dua anak laki-laki diserang dengan pisau.
Korban, berusia sekitar 17 tahun dan diketahui bekerja sebagai mekanik motor.
Ia mengalami luka kritis akibat tusukan benda tajam tersebut.
Seluruh tamu dan keluarga mempelai menjadi panik dengan situasi tersebut.
Mereka segera membawa korban ke rumah sakit terdekat.
Namun ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka kritis benda tajam tersebut.
Sedangkan teman korban juga mengalami luka setelah ditusuk di bawah pinggang dan saat ini sedang menjalani perawatan.
Kondisinya kini dilaporkan sudah stabil.
Para saksi mata mengatakan bahwa korban dan temannya, keduanya warga daerah Naharpur di Rohini.
Korban dan temannya mencoba melerai kedua kelompok yang saling menyerang satu sama lain.
Namun seorang anak laki-laki yang diketahui di bawah umur mendatangi keduanya dan menyerang mereka dengan pisau.
Polisi mengatakan mereka segera menuju lokasi kejadian setelah menerima informasi dari warga sekitar.
Tim investigasi kejahatan memeriksa tempat kejadian, mengumpulkan bukti, dan meneliti rekaman CCTV sambil mencatat keterangan saksi mata.
Tersangka utama dan rekannya telah ditangkap, dan pisau yang digunakan dalam kejahatan tersebut telah ditemukan.
Jenazah korban telah dikirim untuk autopsi.
Polisi telah mendaftarkan kasus tersebut dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.
(cr19/tribun-medan.com)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.