Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tronton dan mobil pikap terjadi di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Senin (13/4/2026) sore.

Insiden tersebut menyebabkan satu orang sopir pikap mengalami luka serius setelah terjepit di dalam kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tronton bernopol L-9610-UE diketahui melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, truk menghantam mobil pikap bernopol S-6794-WE yang dikemudikan Hendriyanto.

Baca juga: Jutaan Ton Pupuk Bersubsidi Mengalir ke Petani Jombang, Distribusi Dipastikan Menyeluruh

Kronologi Kejadian: Hantaman dari Belakang

Benturan keras membuat bagian depan pikap ringsek parah hingga menjepit tubuh korban. Tak hanya itu, kendaraan pikap terdorong hingga menabrak sebuah rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Salah satu warga setempat, Saiful Amin, mengaku tidak melihat langsung detik-detik tabrakan. Namun, ia mendengar suara benturan keras sesaat setelah tiba di rumahnya.

"Saya tidak melihat langsung kejadiannya. Tapi sekitar satu menit sebelumnya sempat melintas di lokasi. Tidak lama setelah sampai rumah, terdengar suara benturan keras," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com di lokasi.

Saiful Amin mengatakan, sebelum kejadian, mobil pikap terlihat berada di sisi barat jalan dan membawa sejumlah perabotan seperti meja, kursi, serta kaca.

Namun saat kecelakaan terjadi, posisi kendaraan sudah bergeser ke arah timur hingga masuk ke area rumah warga.

Menurut dugaan Saiful, pikap tersebut kemungkinan sempat berhenti atau mundur untuk berbelok menuju rumah pemesan barang.

Saat itulah truk yang melaju dari arah timur diduga tidak sempat menghindar sehingga tabrakan tak terelakkan.

"Dugaan saya, pikap itu mungkin kebablasan lalu mundur untuk belok. Tapi ini hanya analisis saya karena tidak melihat langsung," ungkapnya.

Proses evakuasi sopir mobil pikap yang terjepit usai kecelakaan dengan truk tronton berlangsung dramatis. Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengeluarkan korban dari dalam kabin kendaraan yang ringsek parah.

Benturan keras membuat bagian depan pikap hancur dan menjepit tubuh serta kaki korban di dalam kabin.

Proses penyelamatan tidak berjalan mudah. Tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati karena kondisi kendaraan yang rusak parah serta adanya tumpahan bahan bakar di sekitar lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.

Untuk mengevakuasi korban, petugas pemadam kebakaran menggunakan alat pemotong hidrolik dan peralatan hidrolik portabel guna membuka bagian kabin yang terjepit. Upaya ini dilakukan secara perlahan agar tidak memperparah kondisi korban.

Seorang petugas di lokasi menjelaskan, posisi kaki korban yang terhimpit dasbor menjadi kendala utama dalam proses evakuasi.

"Kami harus membuka ruang di bagian kabin menggunakan alat hidrolik agar korban bisa dikeluarkan dengan aman," kata salah satu petugas Damkar di lokasi saat dikonfirmasi.

Baca juga: Identitas Jasad Pria di Sungai Megaluh Jombang Akhirnya Terkuak, Penyebab Luka Serius di Leher

Setelah upaya panjang, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Meski mengalami luka-luka dan terlihat lemah, Hendriyanto masih dalam keadaan sadar saat dibawa keluar dari kendaraan.

Korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD Jombang menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.