TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Pemain keturunan milik Persija Jakarta kembali menghangatkan bangku cadangan usai melakoni debut. Panic buying?

Adapun pemain keturunan milik Persija Jakarta yang dimaksud adalah Cyrus Margono.

Seperti yang diketahui, Cyrus Margono bergabung dengan Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim 2025/2026 ini.

Sebelum bergabung dengan Macan Kemayoran, kabar sang kiper merapat ke tim Super League sempat santer beredar.

Baca juga: Usai Persija Hajar Persebaya, Jakmania Beri Pesan Khusus untuk 1 Sosok, Minta 1 Hal Penting

Baca juga: Nasib Terbaru 3 Pemain Asing yang Dilepas Persija, 1 Moncer, 1 Hendak Dipermanenkan

Kabar tersebut muncul pasca sang pemain memutuskan berpisah dengan klub Kosovo, KF Dukagjini.

Sementara itu, terdapat satu tim Super League yang sempat santer dikaitkan dengan Cyrus Margono.

Bukan Persija Jakarta, tim Super League yang dimaksud adalah Persib Bandung.

Dikaitkannya Cyrus Margono dengan Persib Bandung tak lepas dari kabar yang beredar di media sosial.

Dari kabar yang beredar disebut Persib Bandung berusaha mendatangkan Cyrus Margono pada bursa transfer musim 2025/2026.

Namun, alih-alih bergabung dengan Persib Bandung, Cyrus Margono justru merapat ke Persija Jakarta.

Adapun kiper keturunan Indonesia-Iran itu mendapat kontrak di Persija Jakarta hingga 2028 mendatang.

Tetapi, nasib Cyrus Margono terbilang tragis sejak bergabung dengan Persija Jakarta pada Februari 2026.

Pasalnya, Cyrus Margono lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan.

Pemain 24 tahun itu baru mencatatkan debut saat laga melawan Bhayangkara FC pada Minggu, 5 April 2026 lalu.

Debut sang kiper bersama Macan Kemayoran juga tak berjalan bagus.

Pasalnya, pada pertandingan itu, Persija Jakarta kalah dengan skor 3-2.

Setelah debut, Cyrus Margono kembali menghangatkan bangku cadangan saat laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (11/4/2026).

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, lebih memilih mengembalikan Carlos Eduardo sebagai kiper utama. 

Hasilnya moncer, Macan Kemayoran menang 3-0 dengan cleansheet dipersembahkan oleh Eduardo. 

Meski begitu pelatih Souza sedari awal meminta fans untuk tidak menghujat Margono. 

"Saya harap Cyrus tidak dikritik karena satu pertandingan saja. Dia punya potensi luar biasa," ujar Souza, dilansir dari BolaSport.com.

"Saya tidak melihat dia tampil buruk seperti yang dibicarakan orang."

Namun satu kenyataan yang jelas adalah Margono "gagal" dalam audisi dan Eduardo kembali sebagai pemeran utama. 

“Cyrus tetap mendapat kepercayaan dari kami," jelas Souza.

"Hari ini dia tidak main, tapi bukan karena laga sebelumnya."

"Yang akan main adalah Eduardo, karena dia pemain inti,” tegasnya.

Lantas, apakah pembelian Cyrus Margono menjadi bentuk panic buying Persija Jakarta?

(TribunJatimTimur.com)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.