Gresik (ANTARA) - Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menilai gol salto yang dicetak Dava Yunna ke gawang Timor Leste menjadi bukti kualitas individu pemain pada laga Grup A Piala AFF U-17 2026, yang berakhir dengan skor 4-0.


“Dava adalah salah satu pemain yang punya kemampuan individu yang bagus dan tentunya sangat membanggakan,” kata Kurniawan saat konferensi pers usai pertandingan babak penyisihan Grup A Piala AFF U-17 2026, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin malam.


Ia menjelaskan, gol tersebut menjadi momen spesial karena Dava memiliki kedekatan dengan Surabaya sebagai pemain muda Persebaya.


Menurut dia, kontribusi tersebut tidak hanya berdampak bagi tim, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi publik tuan rumah.







“Surabaya adalah rumah dia juga, jadi ini hadiah untuk Surabaya,” ucapnya.


Sementara itu, pemain Timnas Indonesia U-17 Dava Yunna mengaku gol salto tersebut terjadi secara spontan dan di luar dugaan, meski sebelumnya sempat mendapat candaan dari rekan setim.


“Iya, tadi sebelum berangkat teman-teman sempat bilang nanti golin salto, terus bisa kejadian,” kata Dava.


Ia mengaku tidak memiliki inspirasi khusus saat melakukan aksi akrobatik tersebut dan hanya memanfaatkan momen yang ada di lapangan.







Menurut dia, aksi tersebut juga berkat dukungan suporter yang hadir di stadion, karena dapat memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.


Dava juga berharap pada pertandingan selanjutnya dirinya dan tim dapat terus memberikan performa terbaik, sekaligus mengajak suporter untuk kembali memberikan dukungan langsung di stadion.


Lebih lanjut, pemain yang berasal dari Elite Pro Academy (EPA) Persebaya Surabaya tersebut juga berpesan kepada pemain muda lainnya agar terus bekerja keras dan tidak mudah menyerah dalam mengejar kesempatan tampil di level tertinggi.


“Untuk teman-teman tetap semangat, jangan menyerah dan terus kerja keras,” tuturnya.