Ternate (ANTARA) - Dewa United mengalahkan tuan rumah Malut United dengan skor 2-1 dalam laga berlangsung di Stadion Gelora Kieraha, Ternate, Minggu malam.


Pelatih Malut United, Hendri Susilo, kecewa atas hasil tersebut, terutama karena timnya memiliki banyak peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol.


SLaga baru berjalan 21 menit, Alex Martins sudah membawa Dewa United unggul 1-0 dari serangan balik. Dengan mudah dia menaklukkan penjaga gawang Muhammad Ridwan.


Malut United menyamakan kedudukan pada menit 45+1 ketika David da Silva sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti. Tetap Alex Martins membawa Dewa United menang 2-1.


Menurut Hendri, secara permainan Malut United tidak tampil buruk, dan sebaliknya sejumlah peluang diciptakan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi faktor utama kegagalan timnya membawa hasil positif di kandang sendiri.






“Banyak peluang yang kami dapatkan, tapi tidak bisa menjadi gol. Sementara lawan bisa mencetak gol dari kesalahan pemain belakang kami yang tidak sesuai dengan instruksi,” ujarnya usai pertandingan.


Ia menyoroti masalah koordinasi antarpemain di lini depan, yang dinilai turut memengaruhi efektivitas serangan tim. Hendri menyebut ego di antara pemain, khususnya antara Da Silva dan Yakob Sayuri, seharusnya bisa dihindari.


“Dalam sepak bola itu harus menjaga jarak dan kerja sama. Kalau ada ego, tentu akan merugikan tim. Itu yang harus segera kami perbaiki,” tegasnya.



Hendri mengaku merasa malu atas kekalahan tersebut, terlebih karena terjadi di hadapan pendukung sendiri. Ia menegaskan timnya harus segera bangkit dan melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya.






Hal senada juga disampaikan oleh pemain Malut United, Abduh Lestaluhu, yang menyatakan tim sudah berusaha maksimal dan menciptakan banyak peluang.


“Peluang sudah banyak, tapi memang belum bisa kami manfaatkan dengan baik. Ini jadi pelajaran penting untuk kami ke depan,” kata Eko.


Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memuji pemain-pemainnya sehingga tim mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan.


“Kemenangan ini menunjukkan bahwa kami mulai bermain lebih baik. Persaingan antar pemain di dalam tim juga semakin sehat, sehingga semua pemain ingin memberikan yang terbaik saat diberi kesempatan,” kata Riekerink.


Dia memberikan apresiasi kepada Malut United yang dinilai tampil cukup baik, terutama pada 10 menit terakhir pertandingan.


Kapten Dewa United, Riky Kambuaya, bangga dengan perjuangan seluruh rekan setimb dan menilai kemenangan di kandang lawan patut disyukuri.






“Saya bangga dengan kerja keras semua pemain. Kami bisa meraih kemenangan di kandang Malut United, itu bukan hal yang mudah,” katanya.