Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mengevaluasi aspek keberanian dan ketenangan setelah tersingkir pada perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026.
Rachel/Febi harus mengakui ketangguhan pasangan Jepang unggulan kelima, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, setelah kalah dua gim langsung 11-21, 16-21 di Ningbo Olympic Sports Center, China, Jumat. Rachel mengatakan menghadapi pemain elite dunia membutuhkan keberanian lebih, sesuatu yang diakuinya masih menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya dan pasangan.
“Banyak yang harus dievaluasi, khususnya ketenangan. Karena lawan pemain top itu butuh berani dan kadang masih ada takut-takutnya,” ujar Rachel dalam keterangan resmi PP PBSI.
Ia menambahkan, pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga karena untuk pertama kalinya mereka menghadapi pasangan Jepang tersebut yang dikenal memiliki variasi serangan dan sulit dimatikan.
“Ini pertemuan pertama kami, lawan sulit dimatikan dan banyak variasi serangannya,” katanya.
Pada gim kedua, Rachel/Febi sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya kehilangan momentum. Rachel mengakui mereka bermain terburu-buru sehingga strategi yang disiapkan tidak berjalan sesuai rencana.
“Sempat unggul di game kedua namun tersusul, kami terburu-buru dan yang terjadi di lapangan tidak sesuai rencana. Fokusnya kemana-mana,” ujarnya.
Sementara itu, Febi mengungkapkan tekanan dari lawan membuat mereka tidak bisa tampil setenang pada pertandingan sebelumnya.
“Serangan lawan cukup kencang dan bola dropshot-nya menyulitkan serta untuk mematikan mereka juga tidak mudah. Hari ini kami mainnya tidak setenang kemarin,” kata Febi.
Meski gagal melangkah ke semifinal, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Rachel/Febi untuk meningkatkan mental bertanding, khususnya dalam menghadapi pasangan papan atas dunia.
Sementara itu, sektor ganda putri Indonesia masih menyisakan satu wakil melalui Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang melaju ke semifinal setelah mengalahkan unggulan keenam asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dua gim langsung 21-12, 21-16.
Menghadapi semifinal, pasangan tersebut bertekad tampil lepas tanpa beban saat berjumpa unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, yang sebelumnya menyingkirkan wakil Taiwan Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dengan skor 21-14, 21-13.