Jakarta (ANTARA) - Pebasket Satria Muda Pertamina Bandung Yudha Saputera memilih lima pemain awal (starting five) untuk melawan tim Merah yang dipimpin Andakara Prastawa dalam pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) All-Star 2026, di Bandung Arena, Sabtu (11/4).
Lima pemain tersebut yakni dirinya sendiri, Abraham Damar Grahita (Bram), Brandone Francis, Adonnecy Joshua Bramajh, dan Julian Alexandre Chalias.
"Untuk posisi point guard tentu saya sendiri," jawab Yudha sambil tersenyum, ketika ditanya siapakah yang akan menjadi guard tim Biru, Jumat.
Dia membuat kombinasi yang menarik di backcourt dan frontcourt.
Untuk tandem sebagai guard, pilihan jatuh kepada Bram, yang menjadi rekan setimnya di Satria Muda Pertamina Bandung.
Menariknya, untuk pilihan ketiga dia memasukkan nama Francis, yang notabene pernah menjadi rekannya saat menjuarai IBL 2023 bersama Prawira Harum Bandung. Meski kini sudah membela Rajawali Medan, Francis masih berhubungan dekat dengan Yudha.
Untuk barisan depan, pebasket Satria Muda itu melengkapinya dengan Bramah alias power forward enerjik yang memperkuat Pacific Caesar Surabaya.
Sedangkan posisi center ditempati oleh Julian Alexandre Chalias, yang juga rekannya di tim Satria Muda.
Meski pilihan Yudha di frontcourt terbatas, tapi dia punya pemain backcourt yang melimpah. Do antaranya Muhamad Arighi, Yesaya Saudale, Erick Ibrahim Junior, dan Jordan Ivy-Curry.
Sedangkan di posisi forward ada Dio Tirta Saputra, M. Fhirdan Maulana Guntara, dan Dame Diagne.
Salah satu hal yang menarik di tim Yudha adalah para pemainnya punya kemampuan untuk melakukan tembakan tiga angka.
Ditambah, mereka dilatih oleh Cesar Camara Perez dari Bogor Hornbills, yang terkenal mampu memaksimalkan para shooter.
IBL All-Star 2026 yang diselenggarakan di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, pada 11 April, menghadirkan sejumlah ajang lain untuk menghibur pencinta olahraga bola basket di Tanah Air, di antaranya laga 1on1 Challenge, 3-Point Contest, dan hiburan musik