Jakarta -
Air mineral menjadi yang paling dipercaya untuk asupan hidrasi. Faktanya, ada jenis cairan lain yang juga tak kalah bisa diandalkan untuk hidrasi tubuh.
Air mineral selama ini selalu jadi pilihan utama saat haus. Hampir semua orang mengandalkannya dan percaya air mineral paling ampuh untuk mengatasi dehidrasi.
Faktanya, para ahli menemukan bahwa ada beberapa minuman yang justru mampu menjaga cairan tubuh lebih lama dibanding air mineral. Hal ini dipengaruhi oleh kandungan nutrisi seperti elektrolit, gula alami, hingga protein yang membantu proses penyerapan cairan menjadi lebih optimal.
Bahkan minuman seperti susu hingga minuman elektrolit tak kalah disarankan ahli. Penambahan kaldu dalam makanan juga terbukti dapat membantu menghidrasi tubuh dengan optimal.
Berikut ini 5 cairan yang dapat menghidrasi tubuh dilansir dari Mashed, (5/4/2026):
Tak kalah dengan air mineral, susu juga bisa dipilih sebagai asupan untuk hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/cmannphoto |
1. Susu
Susu jarang terpikir menjadi minuman pertama saat haus. Namun susu ternyata memiliki kemampuan hidrasi yang sangat baik.
Hal ini karena susu mengandung kombinasi elektrolit seperti kalsium, serta nutrisi lain seperti protein, lemak, dan gula alami. Kombinasi ini membantu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga cairan bertahan lebih lama di dalam tubuh.
Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa minuman dengan sedikit kandungan nutrisi cenderung membuat tubuh menahan cairan lebih efektif dibanding air putih yang cepat dikeluarkan melalui urin. Namun, konsumsi susu tetap perlu disesuaikan, terutama bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau sedang membatasi kalori.
2. Minuman Olahraga
Minuman olahraga dirancang khusus untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat aktivitas fisik berat. Dalam minuman olahraga atau sports drink terkandung natrium, kalium, hingga magnesium.
Kombinasi mineral tersebut membantu tubuh menyerap cairan lebih cepat dan menjaga keseimbangan cairan dalam sel-sel tubuh. Efeknya tersebut membuat minuman ini lebih disarankan untuk atlet atau pelaku olahraga dengan intensitas tinggi.
Namun, perlu diingat bahwa sebagian besar sports drink juga mengandung gula yang cukup tinggi. Untuk aktivitas ringan sehari-hari, air putih tetap menjadi pilihan yang lebih sehat.
3. Jus Buah
Jus buah, terutama yang 100% tanpa tambahan gula, juga termasuk minuman yang menghidrasi dengan baik. Kandungan airnya yang tinggi, bahkan bisa mencapai sekitar 90%.
Jus juga dilengkapi dengan elektrolit alami seperti kalium membuatnya efektif dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Contohnya, jus jeruk, semangka, atau ceri mengandung berbagai mineral penting yang membantu hidrasi.
Meski begitu, konsumsi jus sebaiknya tidak berlebihan karena kandungan gulanya tetap cukup tinggi, meskipun berasal dari sumber alami. Alternatif lainnya adalah membuat jus buah sendiri di rumah tanpa tambahan pemanis atau bahan lainnya.
Larutan elektrolit punya efek yang lebih cepat untuk mengembalikan cairan tubuh. Foto: Getty Images/cmannphoto |
4. Larutan Elektrolit
Larutan elektrolit seperti Pedialyte awalnya dirancang untuk anak-anak yang mengalami dehidrasi akibat diare atau muntah. Namun, minuman ini juga efektif untuk orang dewasa.
Kandungan natrium, kalium, dan klorida dalam komposisi seimbang membuatnya sangat efisien dalam menggantikan cairan tubuh yang hilang. Dalam beberapa kasus, minuman ini dinilai lebih efektif dibanding minuman olahraga atau sports drink.
Alasannya datang dari kadar gula yang lebih rendah tetapi elektrolitnya lebih tinggi. Tetapi perlu dipahami, penggunaannya sebaiknya difokuskan saat tubuh benar-benar membutuhkan rehidrasi ekstra, bukan untuk konsumsi harian.
5. Kaldu
Kaldu, terutama kaldu ayam, memiliki manfaat hidrasi yang luar biasa. Selain mengandung air, kaldu juga kaya akan natrium yang berfungsi sebagai elektrolit.
Sari pati dari daging ayam yang dimasak hingga keluar dan bercampur dengan kaldu juga membantu menutrisi tubuh. Apalagi jika ditambahkan sayur-sayuran dan rempah ke dalamnya.
Tak hanya itu, kaldu juga sering dikaitkan dengan efek menenangkan dan membantu pemulihan saat sakit. Kandungan nutrisinya membuat kaldu tidak hanya menghidrasi, tetapi juga memberikan asupan tambahan yang bermanfaat bagi tubuh.

