Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Volume sampah di sejumlah pasar di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami penurunan selama Lebaran 2026.

Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, mencatat penurunan volume sampah, di sejumlah pasar yang menjadi pusat perputaran roda ekonomi.

Pada Lebaran tahun ini, volume sampah seperti di Pasar Sayur Magetan, mengalami penurunan sekitar 5 persen menjadi 3,2 ton per hari, dibandingkan Lebaran 2025 sebesar 5,4 ton per hari.

Kepala DLHP Kabupaten Magetan Saif Muchlisun mengatakan, secara wilayah sebaran sampah relatif normal di luar Kecamatan Magetan. 

Baca juga: Telaga Sarangan Jadi Andalan PAD Magetan, Raih Rp4,9 Miliar Saat Libur Lebaran

Sebaran Sampah Relatif Normal

Bahkan, lanjut dia, kawasan perkotaan mencatat penurunan sekitar 10 persen. Meski begitu tetap menjadi penyumbang terbesar.

“Persoalan sampah kini bukan lagi sekadar teknis, melainkan sudah menjadi isu perilaku masyarakat. Kondisi ini sebagai alarm, serius bagi daerah,” ujar Saif, Jumat (3/4/2026).

Perilaku Masyarakat Jadi Sorotan

Menurutnya, lebih dari 70 persen sampah sebenarnya bisa dikurangi dari sumbernya, tetapi belum dilakukan secara serius. 

“Ini menunjukkan masih tingginya pemborosan dan penggunaan plastik sekali pakai,” katanya.

Baca juga: Dapat Kucuran Dana Rp10 M, Sirkuit Suryo Magetan Siap Naik Kelas Bertaraf Nasional

Dengan kondisi tersebut, DLHP Kabupaten Magetan mendorong masyarakat lebih aktif memilah sampah dari rumah tangga menjadi dua kategori, yakni Organik dan Anorganik.

“Kami imbau batasi penggunaan plastik sekali pakai, khususnya di pusat keramaian dan kawasan wisata. Setiap orang adalah penghasil sampah dan harus bertanggung jawab dengan memilahnya,” tandas Saif.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.