TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Menurunkan kadar kolesterol setelah momen Lebaran ternyata bukan hal yang sulit, terutama jika dilakukan dengan memanfaatkan bahan alami dan menerapkan pola hidup yang lebih sehat.
Setelah mengonsumsi berbagai makanan tinggi lemak saat perayaan, penting bagi tubuh untuk kembali dijaga keseimbangannya agar tetap sehat.
Mengacu pada informasi dari Mayo Clinic, kolesterol merupakan zat berbentuk lilin yang terdapat dalam darah dan dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu membangun sel-sel yang sehat.
Namun, jika kadarnya berlebihan, kolesterol justru dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, terutama yang berkaitan dengan jantung.
Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya penumpukan lemak di dalam pembuluh darah.
Seiring waktu, endapan tersebut akan semakin menumpuk dan menyempitkan aliran darah di arteri. Kondisi ini tentu berbahaya karena dapat menghambat sirkulasi darah ke organ vital.
• Waspada Asam Urat Kambuh Usai Lebaran, Kenali Penyebabnya agar Tetap Sehat Beraktivitas
Dalam beberapa kasus, penumpukan lemak tersebut bisa pecah secara tiba-tiba dan membentuk gumpalan darah.
Hal inilah yang berpotensi memicu terjadinya serangan jantung atau bahkan stroke yang dapat mengancam nyawa.
Kolesterol tinggi memang bisa disebabkan oleh faktor keturunan, namun dalam banyak kasus, kondisi ini lebih sering dipengaruhi oleh gaya hidup yang kurang sehat, seperti pola makan tinggi lemak, kurang olahraga, serta kebiasaan buruk lainnya. Kabar baiknya, kondisi ini dapat dicegah dan dikendalikan.
Dengan menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, serta mengonsumsi bahan-bahan alami yang bermanfaat, kadar kolesterol dapat diturunkan secara bertahap.
Dalam kondisi tertentu, penggunaan obat-obatan juga dapat menjadi pilihan sesuai anjuran tenaga medis.
Selain mengandalkan pengobatan kimia, obat kolesterol alami juga bisa membantu menstabilkan kadar kolesterol dalam darah.
Adapun bahan-bahan di dapur yang bisa digunakan sebagai obat kolesterol alami adalah seperti berikut ini.
1. Jahe
Studi tahun 2014 menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.
Penelitian lain tahun 2008 menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Penyintas dapat menambahkan jahe mentah ke dalam makanan atau meminum air rebusannya.
2. Kunyit
Melansir Times of India, kunyit juga merupakan bumbu dapur yang bisa digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi.
Pasalnya, kunyit mampu mengurangi penumpukan plak atau kolesterol di lapisan dinding arteri.
Jika ingin memanfaatkannya, bisa gabungkan bubuk kunyit dengan susu sebelum tidur.
Cara tersebut dapat membantu mengurangi kolesterol jahat.
Namun, trik lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan meminum setengah sendok teh kunyit.
Caranya adalah mencampurkannya dengan air hangat di pagi hari.
• Terungkap! Motif Pengeroyokan Remaja di Hotel Pontianak, 3 Pelaku Sudah Ditahan
3. Bawang putih
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih mampu menurunkan tekanan darah.
Juga dapat mengurangi kadar kolesterol darah, dan mencegah pengerasan dinding pembuluh darah (aterosklerosis).
Pengidap kolesterol tinggi dapat mengonsumsi bawang putih secara mentah atau dimasak terlebih dulu dengan jenis makanan yang lainnya.
Untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, efeknya bisa didapatkan jika mengonsumsi bawang putih selama 1-3 bulan.
4. Kayu manis
Obat kolesterol alami ini dapat dengan mudah ditemukan di dapur, bersama dengan rempah-rempah yang lainnnya.
Selain bermanfaat untuk menambah aroma makanan, kayu manis juga berguna untuk mengurangi penyumbatan di tubuh.
Kondisi tersebut, berkaitan erat dengan peningkatan kadar kolesterol yang baik dan aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.