Jakarta (ANTARA) - Bek timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Rizky Ridho, tidak memandang keberhasilannya memenangi penghargaan gol terbaik PSSI Awards sebagai obat setelah ia gagal memenangi penghargaan Puskas pada tahun lalu.


Pada upacara pemberian penghargaan, Ridho memenangi penghargaan tersebut berkat gol jarak jauhnya ke gawang Arema FC pada pertandingan BRI Super League 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi. Gol itu juga sempat membuatnya masuk nominasi gol terbaik peraih penghargaan Puskas pada 2025.


“Bukan obat sih, lebih ke motivasi karena saya tidak kecewa juga gagal di (penghargaan) Puskas. Dan saya sangat bangga juga bisa mewakili Indonesia meskipun hanya mendapat nominasi di Puskas. Semoga ke depannya banyak lagi gol-gol yang dari pemain Indonesia bisa masuk Puskas," kata Ridho.

Pada persaingan PSSI Awards, gol Ridho tersebut mengungguli gol Arkhan Fikri (Arema FC vs PSS Sleman), Egy Maulana Vikri (Dewa United vs Malut United), Ole Romeny (Australia vs Indonesia), dan Rayhan Hannan (Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya).



Pemenang penghargaan ini didapat melalui proses pemungutan suara daring dan luring, yang berlangsung sejak Januari sampai Maret.






Ridho pun mengaku sangat bergembira dengan penghargaan tersebut.


"Ya alhamdulillah sangat bersyukur dan sangat senang sekali bisa diapresiasi di negeri sendiri. Kemarin juga saya nggak kecewa karena saya gagal Puskas, karena memang ada yang lebih baik lagi dan memang dia layak mendapatkannya. Saya sangat bersyukur dan sangat berterima kasih bisa diapresiasi di negeri sendiri," ujar mantan pemain Persebaya Surabaya itu.

Penghargaan tersebut pun diakui Ridho membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi klub dan timnas.


"Pastinya akan terus termotivasi untuk memberikan yang terbaik di tim maupun di tim nasional," tutur pemain 24 tahun itu.


Sambil bergurau, Ridho pun berujar bahwa gol yang ia ciptakan tersebut sangat berpotensi terulang pada masa yang akan datang.

"Mungkin. Karena mungkin sangat mudah bagi orang-orang yang melihatnya (tertawa),” pungkas Ridho sambil tertawa.