Jumlah kendaraan arus balik Lebaran 2026 yang melintas di jalan tol mencapai 256.338 unit pada puncaknya, Selasa (24/3/2026).



Angka ini lebih rendah dari prediksi awal yang memperkirakan volume kendaraan hingga 285.000 unit.



Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono, mengatakan, capaian tersebut menunjukkan bahwa rekayasa lalu lintas selama periode arus balik berjalan efektif dalam menjaga kelancaran perjalanan.



"Pengendalian rekayasa lalin yang dilakukan bisa memberikan kenyamanan masyarakat untuk kembali ke kota dan daerah masing-masing dengan baik," kata Rivan di Jasa Marga Toll Road Command Center, Rabu (25/3/2026).



Ia berharap kondisi lalu lintas yang relatif terkendali tersebut dapat dipertahankan hingga akhir masa arus balik Lebaran.



Rivan mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26–27 Maret 2026 untuk menghindari kepadatan pada puncak lanjutan arus balik.



"Sehingga kepadatan tidak diperlukan lagi di tanggal 28 dan 29 Maret," kata Rivan.



Ia menekankan pentingnya perencanaan perjalanan dengan memanfaatkan informasi dan prediksi yang telah disampaikan oleh pihak terkait.



"Masyarakat bisa menentukan waktunya kapan harus berangkat tepat, dan kembali dengan selamat," ujarnya.



Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan, terjadi peningkatan pergerakan angkutan umum selama periode mudik hingga arus balik Lebaran 2026.



"Dari mulai H-8 sampai dengan H+3 itu terjadi kenaikan sebesar 4,07 persen," ujar Dudy.



Selain itu, pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum pada periode yang sama juga meningkat sebesar 11,11 persen.



Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus balik masih akan terjadi pada 28–29 Maret 2026.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.