TRIBUNBANTEN.COM - Bagi tribuners yang ingin berlibur di Provinsi Banten saat libur Lebaran 2026, dengan tujuan destinasi wisata alam yang asri, berikut rekomendasinya.

Salah satu daerah di Banten yang punya banyak wisata alam yang sejuk dan asri, adalah Kabupaten Lebak.

Dan salah satu wisata alam Lebak yang populer, adalah jelajah alam dan budaya Suku Baduy.

Baca juga: Spot Wisata Alternatif Selain Anyer-Carita: Pulau Merak Kecil di Cilegon

Baduy merupakan salah satu destinasi favorit, tidak hanya di Kabupaten Lebak, melainkan juga di Provinsi Banten.

Baduy merupakan kawasan budaya dan adat masyarakat yang menyebut dirinya sebagai "Urang Kanekes".

Kawasan ini terdiri dari dua bagian, yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Baduy Luar, merupakan kelompok yang sudah menerima modernitas dari segala aspek.

Sedangkan Baduy Dalam, adalah kelompok adat yang masih mempertahankan adat peninggalan leluhurnya.

Kawasan Baduy Luar tidak jauh dikunjungi dari parkiran di Terminal Ciboleger.

Sedangkan kawasan adat Baduy Dalam berada jauh ke dalam, menyusuri banyak perbukitan dan sungai yang masih asri.

Jarak tempuh ke perkampungan Baduy Dalam memakan waktu berjalan kaki selama kurang lebih 5 jam.

Di Baduy Dalam, Tribunners akan merasakan sendasi budaya Indonesia saat masa prasejarah dahulu.

Situasi dan suasana penduduk di Baduy Dalam mirip dengan situsi dalam film kolosal tentang kerajaan-kerajaan di Jawa pasa masa lalu.

Jika Tribunners merasa terlalu lama dan jauh jika harus ke Baduy Dalam, Tribunners bisa memilih tujuan destinasi di Kampung Gajeboh, di Baduy Luar.

Kampung Gajeboh relatif tidak terlalu jauh, jika bandingkan dengan Baduy Dalam.

Kampung Gajeboh terletak kurang lebih 1 jam perjalanan jalan kaki, dari lokasi parkiran di Terminal Ciboleger.

Alam di kampung ini tidak kalah indah.

Keadaan Kampung Gajeboh sangat asri, dan sungainya masih jernih dan bisa digunakan untuk berenang. 

Suasana Kampung Gajebo, di Baduy Luar tampak asri dan syahdu. Perpaduan rumah-rumah kayu, pepohonan hijau, dan sungai yang masih alami, lokasi ini cocok untuk healing, atau tempat untuk merefreshkan diri dari ingar bingar perkotaan.
Suasana Kampung Gajebo, di Baduy Luar tampak asri dan syahdu. Perpaduan rumah-rumah kayu, pepohonan hijau, dan sungai yang masih alami, lokasi ini cocok untuk healing, atau tempat untuk merefreshkan diri dari ingar bingar perkotaan. (Dok. Ahmad Haris)

Barisan rumah-rumah di perkampungan ini juga sangat Instagramable.

Terdapat jembatan bambu yang iconic, yang melintasi sungai yang jernih.

Di sebrang rumah-rumah warga di Kampung Gajeboh, terdapat leuwit tempat menyimpan padi yang berbaris dan berundak-undak.

Tribunners bisa menginap di Kampung Gajeboh, dengan menyewa salah satu rumah warga di sana.

Harga sewanya seikhlasnya, yaitu berkisar antara Rp150 ribu sampai Rp 500 ribu per kelompok.

Tribunners bebas mau membayar berapa, tergantung kesepakatan bersama.

Harga tersebut juga biasanya sudah termasuk untuk jasa memasak nasi dan lauk.

Jika musim durian tiba, banyak warga Kampung Gajebo yang menjual dunian, dengan harga yang relatif murah, yaitu berkisar Rp 15-25 ribu per satu buah durian.

Tribunews bisa menyantapnya di pinggir sungai di Kampung Gajebo.

Jadi, sudah siap berwisata ke Suku Baduy, Lebak, Banten, Tribunners?

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.