Situbondo (ANTARA) - PT Jasa Marga Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) mencatat sebanyak sekitar 2.500 kendaraan pribadi (golongan I) tiap hari keluar masuk sejak dibuka fungsional untuk kelancaran arus mudik Lebaran 2026.


Pintu Tol Prosiwangi Situbondo barat tepatnya di Desa/Kecamatan Suboh) dioperasikan secara fungsional mulai 14-29 Maret 2026 atau selama 16 hari selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


"Sejak dibuka fungsional pada tanggal 14 Maret 2026, Tol Prosiwangi ramai dilalui kendaraan roda empat golongan I,setiap harinya kendaraan yang keluar masuk seimbang, antara 2.000 sampai 2.500 kendaraan per hari," kata Kepala Sif Tol Prosiwangi, Hafidz Syahril Amin di Situbondo, Senin.



Dia menyampaikan Tol Prosiwangi dibuka fungsional selama 16 hari ke depan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, dan terbatas hanya untuk kendaraan golongan I yaitu mobil pribadi dan sejenisnya.






Selama Tol Prosiwangi dibuka fungsional, lanjut Hafidz, pengguna jalan tol tidak dipungut biaya alias gratis.


Namun demikian, kata dia, setelah masa fungsional arus mudik dan balik Lebaran selesai dan pengerjaan konstruksi dirampungkan serta keluar surat keputusan (SK) pengoperasian dari Kementerian PUPR, maka tol akan diberlakukan berbayar.


"Tol Prosiwangi ini bisa langsung sampai Malang, dan tarifnya sekitar Rp150.000, atau per kilometer Rp1.450," kata Hafidz.