DARREN STAPLES/AFP


Pep Guardiola mengaku tidak akan pernah meremehkan Real Madrid di ajang Liga Champions.

BOLASPORT.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah meremehkan Real Madrid di ajang Liga Champions.

Big match antara Manchester City melawan Real Madrid akan tersaji pada babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

Pada leg pertama, The Citizens bertindak sebagai tim tamu dengan mendatangi markas El Real di Estadio Santiago Bernabeu.

Duel tersebut dijadwalkan digelar pada Rabu (11/3/2026) waktu setempat atau Kamis pukul 03.00 WIB.

Pertemuan ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi kedua tim di fase knock-out kompetisi tersebut.

Real Madrid dan Man City juga sudah berjumpa satu kali pada musim ini.

Mereka bertemu pada fase liga Desember tahun lalu.

Dalam laga itu, City keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 di kandang Real Madrid.

Berkat kemenangan tersebut, Man City berhasil finis di posisi 8 besar klasemen dan lolos langsung ke babak 16 besar.

Sebaliknya, kekalahan dari Man City menjadi salah satu penyebab Los Blancos harus menjalani fase play-off lantaran hanya berada di urutan ke-9.

Untungnya, Real Madrid berhasil mengatasi perlawanan Benfica dengan agregat skor 3-1.

Menjelang pertandingan, kedua tim memiliki performa kontras.

Penampilan klub ibu kota Spanyol sedang inkonsisten dengan menelan 2 kekalahan dan 3 kali menang dari lima pertandingan di lintas kompetisi.

Tiga kemenangan tersebut juga terbilang kurang meyakinkan karena diraih dengan skor tipis atas lawan-lawannya.

Di sisi lain, Manchester City sedang on-fire.

Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu tidak terkalahkan dari jumlah laga yang sama dengan meraih 4 kemenangan dan sekali imbang.

Walau demikian, Pep Guardiola menegaskan tidak akan meremehkan Real Madrid.

Pasalnya, menurut pelatih asal Spanyol itu, Real Madrid selalu sulit dikalahkan di ajang Liga Champions.

Hal itu karena mereka memiliki tradisi juara di kompetisi tersebut atau DNA Liga Champions.

Status tim tersukses dengan koleksi 15 gelar menjadi bukti kedigdayaan rival abadi Barcelona tersebut di UCL.

"Saya bukan orang yang akan meremehkan reputasi klub ini, para pemainnya, pelatihnya, dan semua yang diwakilinya," kata Guardiola, dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub.

"Saya tahu betapa sulitnya menghadapi Madrid di kompetisi ini."

"Saya tidak bisa mengandalkan performa mereka karena saya tidak berada di sini."

"Saya tidak melihat mereka berlatih atau menonton semua pertandingan mereka."

"Saya fokus pada tim kami, pada hal-hal yang telah kami lakukan dengan baik dan hal-hal yang dapat kami tingkatkan."

"Kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan dengan mengetahui bahwa kami perlu berada pada level maksimal untuk mencoba melaju di babak gugur," tutur pelatih berkepala plontos itu menambahkan.

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.