TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Industri jasa keuangan terus mendorong tumbuhnya pebisnis lokal Tanah Air agar skala usaha mereka terus meningkat terutama di momentum Ramadan.
PT Bank Jago Tbk menggandeng ratusan pelaku usaha lokal termasuk pemilik kedai makanan mendukung upaya tersebut melalui program ‘Berkantong Royong.’
Program ini digulirkan di sejumlah kota, mulai dari Jakarta hingga Bali untuk membangun ruang kolaborasi diantara para pelaku UMKM agar saling mendukung untuk menumbuhkan bisnis mereka bersama-sama.
Baca juga: Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah, Bank Jago Dorong Kolaborasi dan Inovasi Digital
"Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat Bank Jago untuk menghadirkan dampak positif dan memperluas kesempatan tumbuh bagi berjuta orang,” ungkap Michael Hartawan, Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago, Selasa, 10 Maret 2026.
Dia menjelaskan, program ‘Berkantong Royong’ merupakan kelanjutan dari kampanye Baiknya Belanja Lokal via live TikTok pada Ramadan 2025 lalu yang fokusnya memfasilitasi kolaborasi antara pemilik kedai makanan dan pelaku usaha lokal yang merupakan sesama pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah.
Menurut Michael, tirai tempat usaha yang biasanya tertutup selama jam puasa dialihfungsikan menjadi sarana promosi kreatif untuk memperkenalkan produk lokal.
Pelaku usaha lokal bisa memasarkan produk mereka pada tirai-tirai kedai makan dan minum agar bisnis mereka dikenal dan menjangkau banyak pelanggan.
“Kolaborasi ini menegaskan bahwa keberkahan Ramadan tumbuh ketika pelaku usaha saling memberi ruang, berbagi peluang, dan melangkah maju bersama dengan mengedepankan toleransi,” sebutnya.
Dia mengatakan, ada ratusan usaha lokal dengan latar belakang yang beragam di Jakarta hingga Bali dan pemilik kedai makanan yang terlibat di program ini.
Baca juga: Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda, Bank Jago Gandeng Komunitas Abang None Jakarta Barat
Antara lain, Sunyi Coffee, Toko Kopian, Futago, Panama Coffee, Kongsi, 7 Sleepers, Mad For Coffee, Bakmi Jawa Tebet, Bakmi Jawa Gunungkidul, Sate Maranggi Lestari, RM Sinar Gakong, hingga jaringan rumah makan seperti Warteg Rio, Warteg Bumi Bahari, dan Warteg Agung.
Fitur Kantong Bersama yang dimanfaatkan para pelaku usaha lokal di program ini memungkinkan pengelolaan dana dapat berjalan lebih rapi, transparan, dan saling menguntungkan selama Ramadan karena pemasang iklan dan pemilik kedai dapat melihat transaksi keuangan secara bersama-sama.
Reza Kusumah, pemilik RM Sinar Gakong menilai program ini memberi peluang berkolaborasi sejalan dengan bisnis makanannya yang semakin berkembang.
Dia mendirikan RM Sinar Gakong di Bandung pada 2023 dan kini membuka cabang barunya di Jakarta dengan menu masakan Chinese dan Indonesia.
Lewat program ini dia bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan mendorong transaksi digital dan semakin terbantu mengelola dana secara praktis dan transparan melalui fitur Kantong Bersama di aplikasi Jago/Jago Syariah.
"Kami juga merasakan dampak positif dalam adopsi digital, karena semakin banyak customer yang familiar dengan metode pembayaran berbasis aplikasi ini menjadi langkah baik untuk pertumbuhan usaha ke depan,” ujar Reza.
Hal serupa juga disampaikan pemilik Toko Kopian Donny Kusmadi yang berdiri sejak Juli 2023 di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Menurutnya, profektif untuk membangun kolaborasi dan meningkatkan visibilitas dengan usaha lokal lain.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.