Grid.ID- Insiden mengejutkan terjadi di kediaman penyanyi dunia Rihanna di kawasan Beverly Hills, Amerika Serikat. Sebuah aksi penembakan dilakukan oleh seorang perempuan bersenjata yang menargetkan rumah mewah sang bintang pop tersebut. Peristiwa ini membuat publik penasaran dengan kronologi penembakan rumah Rihanna.

Keajdian ini terjadi pada siang hari saat sang penyanyi berada di rumahnya. Polisi Los Angeles bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari warga sekitar.

Meski pelaku sempat melarikan diri menggunakan mobil listrik, aparat berhasil menangkapnya tidak lama setelah kejadian. Berikut kronologi penembakan rumah Rihanna yang mengguncang kawasan elit Beverly Hills tersebut, sebagaimana dikutip dari Los Angeles Times, Selasa (10/3/2026).

Kronologi Penembakan Rumah Rihanna

Berdasarkan laporan aparat penegak hukum, kronologi penembakan rumah Rihanna bermula ketika seorang perempuan bersenjata melepaskan tembakan ke arah kediaman sang penyanyi pada Minggu siang. Perempuan berusia 35 tahun tersebut diketahui membawa senjata bergaya AR-15.

Ia melepaskan beberapa tembakan ke arah rumah mewah milik penyanyi pop dunia Rihanna. Salah satu peluru bahkan menembus dinding bangunan rumah tersebut. Insiden ini terjadi di kawasan Beverly Hills Post Office, wilayah elit di Los Angeles.

Polisi menerima laporan penembakan pada pukul 13.21 waktu setempat. Saat kejadian berlangsung, Rihanna dilaporkan berada di rumahnya.

Menurut keterangan kepolisian, pelaku menembakkan beberapa peluru dari dalam mobil yang diparkir di seberang gerbang rumah Rihanna. Radio komunikasi kepolisian Los Angeles menyebutkan setidaknya 10 tembakan dilepaskan ke arah rumah tersebut.

Setelah melakukan aksi penembakan, pelaku melarikan diri menggunakan mobil Tesla putih melalui Coldwater Canyon Drive. Petugas kepolisian kemudian menyebarkan ciri-ciri kendaraan dan identitas pelaku melalui radio komunikasi internal. Deskripsi yang disampaikan termasuk gaya rambut pelaku yang dikepang, pakaian berupa blus berwarna krem, serta kondisi mobil yang kotor di bagian bawah.

Pelaku Ditangkap 30 Menit Setelah Penembakan

Helikopter kepolisian akhirnya menemukan kendaraan pelaku dan mengikuti pergerakannya hingga ke area pusat perbelanjaan di Sherman Oaks. Sekitar 30 menit setelah panggilan darurat 911 diterima, polisi berhasil menangkap pelaku di tempat parkir pusat perbelanjaan tersebut.

Menurut juru bicara kepolisian Los Angeles, Armen Arias, petugas menemukan senapan serbu di dalam mobil pelaku. Selain itu, polisi juga menemukan tujuh selongsong peluru di kendaraan tersebut.

Identitas Pelaku Penembakan

Polisi kemudian mengidentifikasi pelaku sebagai Ivanna Ortiz, perempuan asal Orlando, Florida. Ortiz diketahui memiliki sejumlah catatan hukum sebelumnya di negara bagian asalnya. Berdasarkan catatan publik, ia pernah terlibat dalam kasus kebangkrutan pada tahun 2013.

Selain itu, ia juga pernah ditangkap pada 2021 atas dugaan mengemudi secara ceroboh. Pada 2023, Ortiz kembali ditangkap karena dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan penyerangan.

Meski memiliki catatan hukum, Ortiz diketahui bekerja sebagai terapis wicara berlisensi. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku tidak memiliki hubungan pribadi dengan Rihanna maupun pasangannya, rapper A$AP Rocky.

Aparat juga menelusuri aktivitas pelaku di media sosial. Ortiz diketahui cukup aktif di Facebook. Ia sering mengunggah video dirinya bernyanyi rap dan menari sambil menyebut nama sejumlah selebritas. Dalam sebagian besar video tersebut, ia terlihat tampil sendirian di depan kamera.

Beberapa unggahannya bahkan secara langsung menyinggung Rihanna. Pada 17 Februari, Ortiz memposting sebuah meme yang menuduh Rihanna mengidap AIDS.

Kemudian pada 23 Februari, ia menandai akun Rihanna dan menuliskan pesan agar sang penyanyi berbicara langsung dengannya. Unggahan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan untuk memahami motif di balik penembakan rumah Rihanna.

Kerusakan di Rumah Rihanna

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi kerusakan yang ditimbulkan. Aparat menemukan lubang peluru di gerbang rumah serta di sebuah kendaraan RV yang diparkir di halaman. Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.

Rumah yang menjadi sasaran penembakan diketahui merupakan mansion bergaya kolonial yang terletak di kawasan Beverly Hills Post Office. Rihanna tinggal di rumah tersebut bersama pasangannya A$AP Rocky dan ketiga anak mereka.

Pasangan tersebut memiliki dua putra bernama RZA yang lahir pada Mei 2022 dan Riot yang lahir pada Agustus 2023. Mereka juga baru saja menyambut kelahiran putri mereka, Rocki, sekitar lima bulan lalu.

Pernah Terjadi Insiden Keamanan Sebelumnya

Insiden ini bukan pertama kalinya rumah Rihanna menjadi target pelanggaran keamanan. Pada 2018, seorang pria bernama Eduardo Leon dari Fullerton pernah menyusup ke rumah Rihanna di kawasan Hollywood Hills.

Pria tersebut memanjat pagar dan masuk ke rumah sang penyanyi ketika Rihanna tidak berada di tempat. Leon bahkan berada di dalam rumah selama sekitar 12 jam sebelum akhirnya ditemukan oleh asisten Rihanna keesokan harinya.

Ia kemudian mengaku bersalah atas tuduhan menguntit penyanyi tersebut. Itulahkronologi penembakan rumah Rihanna yang menambah daftar insiden keamanan yang pernah terjadi di kediaman sang bintang pop dunia tersebut.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.