MIRROR.CO.UK


Mantan gelandang Man United, Paul Scholes, menilai bahwa komentarnya soal Carrick salah ditafsirkan banyak orang.

SUPERBALL.ID - Paul Scholes menegaskan bahwa ia tidak bermaksud menyinggung mantan rekan setimnya, Michael Carrick.

Sebelumnya Scholes melontarkan sindiran di media sosial kepada pelatih interim Manchester United tersebut pada Rabu malam.

"Michael jelas memiliki sesuatu yang istimewa, karena Man United tampil buruk dalam empat pertandingan terakhir," tulis Scholes saat itu, ketika Man United kalah 1-2 di Newcastle.

Itu merupakan kekalahan pertama Man United sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih dari Ruben Amorim.

Meskipun kalah, Man United tetap berada di peringkat tiga klasemen sementara Liga Inggris.

Bahkan mereka disebut-sebut bisa mengamankan posisi empat besar di akhir musim, sehingga masuk zona Liga Champions.

Saat menanggapi kritik publik atas komentarnya, Scholes akhirnya berbicara dan menjelaskannya di podcast GoodBadFootball.

"Michael adalah salah satu orang paling baik yang pernah Anda temui di dunia sepak bola," ujarnya sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Metro.co.uk.

"Dia adalah orang terakhir yang ingin saya sakiti."

"Saya tetap mengirim pesan kepada Michael (pasca komentar kontroversialnya)."

"Saya langsung menemui Michael dan berkata: Dengar, aku tidak pernah bermaksud membuatmu kesal."

"Dan saya rasa saya tidak perlu mengatakan itu, dia sendiri pun mengatakan kepada saya bahwa dia tidak kesal karena hal tersebut."

"Saya rasa orang-orang telah salah menafsirkan maksud saya."

"Satu-satunya yang saya katakan adalah saya rasa mereka tidak bermain bagus dalam empat pertandingan terakhir, tapi masih membuahkan hasil."

Komentar Scholes dikritik oleh mantan pemain Man United lainnya, Patrice Evra, yang juga mengecam sikap negatif yang dianggap berasal dari sesama komentator, Roy Keane dan Gary Neville.

"Hal itu membuat saya kesal karena kami ingin berada di empat besar dan komentar-komentar itu tidak perlu," kata Evra.

"Tetapi inilah yang terjadi ketika Anda bekerja di TV."

"Anda tidak bisa bersikap positif, Anda harus bersikap negatif."

Sementara itu, Rio Ferdinand, seorang pemain andalan Man United lainnya yang pernah bermain bersama Carrick dan Scholes, membenarkan bahwa ia telah menghubungi pria berusia 51 tahun itu dan mengklarifikasi bahwa tidak ada permusuhan di antara keduanya.

"Semua orang bertanya-tanya apakah Scholesy mabuk atau sudah minum terlalu banyak," kata Ferdinand saat merujuk pada insiden tersebut di saluran YouTube Rio Presents miliknya.

"Sebenarnya saya mengirim pesan singkat kepadanya dan bertany, ada apa? Tapi Scholesy tetaplah Scholesy."

"Dia berkata: Dengar, saya bilang dia istimewa, tapi kita bermain buruk dalam empat pertandingan terakhir."

"Dan dia tidak salah. Performa kita sangat buruk dalam empat pertandingan terakhir. Bukannya bagus, saya juga tidak akan bilang buruk."

"Bukannya sampai bikin kita ingin menonton pertandingan minggu depan, tapi datar saja.'

"Orang-orang berkata: Saya kira dia rekan satu timnya, saya kira dia akan lebih mendukungnya. Apakah dia perlu mengatakan itu?"

"Jelas, itu adalah pertanyaan yang diajukan orang-orang jika ada sedikit perselisihan di antara mereka?"

"Dengar, tidak ada perselisihan di antara mereka berdua."

"Mereka berdua adalah pria yang sangat tenang dan kalem. Carra sangat menghormati Scholesy dan Scholesy pun demikian."

"Itu hanya ditafsirkan secara berbeda dari maksud Scholesy."

"Dia hanya bersikap jujur ​​dan blak-blakan."

"Satu hal yang ingin saya katakan tentang dia, dia tidak banyak bicara di ruang ganti, tetapi ketika dia berbicara, biasanya komentarnya sangat tajam."

"Jadi saya tidak heran dia bersikap seperti itu sebagai komentator saat ini."

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.