Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan terduga pelaku pembunuhan diketahui berinisial ARH (44) yang merupakan suami siri korban.
"Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi," katanya dalam keterangannya, Senin.
Budi menyebutkan tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan kemudian merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban, kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan.
Ia menambahkan tersangka telah berhasil diamankan oleh Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (8/3), sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Saat ini kasus tersebut dalam proses penyidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya," katanya.
Sebelumnya beredar informasi di media sosial Instgram diketahui sesosok jasad seorang perempuan berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi mengering di bawah tumpukan baju dan papan setrika di rumahnya di Meruyung, Depok, pada Sabtu (7/3).
Di atas tubuh korban ditemukan taburan bubuk kopi yang diduga sengaja disebarkan untuk menyamarkan bau busuk, mengingat kondisi rumah yang sangat berantakan saat ditemukan.
Penemuan tersebut berawal saat anak korban berinisial LL, datang untuk membersihkan rumah tersebut. Korban sendiri diketahui terakhir kali terlihat oleh tetangga pada September 2025.
Diketahui LL sempat berkunjung pada Februari lalu namun tidak menaruh curiga karena mengira ibunya sedang berada di luar kota dan tidak mencium bau aneh dari dalam rumah.
Pihak Kepolisian Polsek Cinere kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut karena ponsel dan sepeda motor korban dilaporkan hilang.
Polisi juga mendalami keberadaan suami siri korban yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya, setelah sebelumnya dikabarkan sempat terlibat perselisihan.