TRIBUNKALTIM.CO - Menjelang pelaksanaan UTBK SNBT 2026, banyak calon mahasiswa mulai memetakan strategi untuk menentukan program studi yang memiliki peluang lebih besar untuk diterima.

UTBK SNBT merupakan salah satu jalur utama untuk masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia.

SNBT adalah singkatan dari Seleksi Nasional Berdasarkan Tes, yaitu seleksi yang menggunakan hasil UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) sebagai dasar penilaian.

Salah satu cara yang sering digunakan adalah melihat perbandingan antara daya tampung dan jumlah peminat pada tahun sebelumnya.

Strategi ini juga bisa diterapkan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Politeknik Negeri Balikpapan, sebuah perguruan tinggi vokasi negeri yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Politeknik Negeri Balikpapan atau sering disingkat Poltekba merupakan salah satu perguruan tinggi negeri vokasi yang berkembang pesat di wilayah Kalimantan Timur.

Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat di Politeknik Negeri Samarinda, Siap-siap Daftar UTBK SNBT 2026!

Kampus ini berlokasi di Kota Balikpapan yang dikenal sebagai salah satu pusat industri energi, jasa, dan logistik di Kalimantan.

Sebagai perguruan tinggi vokasi, Politeknik Negeri Balikpapan menyediakan program pendidikan Diploma Tiga (D3) dan Sarjana Terapan (D4). 

Berdasarkan data program studi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT, terdapat sejumlah jurusan yang memiliki jumlah peminat relatif lebih sedikit dibandingkan daya tampungnya. 

Daftar 7 Jurusan Sepi Peminat di Politeknik Negeri Balikpapan

Berdasarkan data daya tampung tahun 2026 dan jumlah peminat pada tahun 2025, berikut tujuh program studi yang tergolong paling sepi peminat di Politeknik Negeri Balikpapan.

1. Teknologi Rekayasa Manufaktur

Jurusan pertama yang memiliki jumlah peminat relatif sedikit adalah Teknologi Rekayasa Manufaktur dengan daya tampung 50 mahasiswa dan peminat 79 orang pada seleksi tahun 2025.

Bidang manufaktur sendiri merupakan sektor industri yang berfokus pada proses produksi barang menggunakan mesin dan teknologi industri. Lulusan program ini biasanya dibutuhkan di berbagai industri seperti pabrik otomotif, industri alat berat, hingga perusahaan manufaktur logam.

2. Teknologi Listrik (D3)

Program studi Teknologi Listrik jenjang Diploma Tiga memiliki daya tampung 38 mahasiswa dengan jumlah peminat sebanyak 93 orang pada tahun sebelumnya.

Bidang ini mempelajari instalasi listrik, sistem tenaga listrik, hingga perawatan perangkat kelistrikan industri. Profesi lulusan jurusan ini banyak dibutuhkan pada sektor energi, konstruksi, hingga industri manufaktur.

3. Pengelolaan Perhotelan

Program studi Pengelolaan Perhotelan memiliki daya tampung 50 mahasiswa dengan jumlah peminat 105 orang pada tahun 2025.

Jurusan ini mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja di industri pariwisata dan hospitality, termasuk hotel, resort, kapal pesiar, hingga manajemen layanan wisata.

Kurikulum biasanya meliputi manajemen hotel, pelayanan tamu, manajemen restoran, hingga manajemen acara.

4. Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan

Jurusan ini memiliki daya tampung 50 mahasiswa dengan jumlah peminat 114 orang pada tahun sebelumnya.

Bidang ini mempelajari perencanaan, pembangunan, serta pemeliharaan infrastruktur transportasi seperti jalan raya dan jembatan.

Keahlian tersebut sangat dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur nasional yang terus berkembang, termasuk proyek pembangunan jalan tol, pelabuhan, hingga kawasan industri.

5. Teknologi Elektronika (D3)

Program studi Teknik Elektronika memiliki daya tampung 65 mahasiswa dengan jumlah peminat 204 orang pada tahun 2025.

Meskipun jumlah peminatnya cukup besar, rasio antara peminat dan daya tampung masih lebih rendah dibandingkan beberapa jurusan populer lainnya.

Jurusan ini mempelajari sistem elektronik, perangkat sensor, sistem kontrol, serta berbagai teknologi yang digunakan dalam perangkat elektronik modern.

6. Tata Boga

Program studi Tata Boga jenjang Diploma Tiga memiliki daya tampung 75 mahasiswa dengan jumlah peminat 197 orang.

Bidang ini mempelajari teknik memasak profesional, manajemen dapur, keamanan pangan, hingga pengembangan menu kuliner.

Lulusan jurusan ini dapat bekerja sebagai chef profesional, pengusaha kuliner, atau manajer restoran.

7. Perbankan dan Keuangan Digital

Jurusan terakhir yang termasuk dalam daftar adalah Perbankan dan Keuangan Digital dengan daya tampung 63 mahasiswa dan peminat 242 orang pada tahun 2025.

Program ini mempelajari sistem perbankan modern, teknologi finansial (fintech), serta sistem pembayaran digital yang semakin berkembang di era ekonomi digital.

Peluang Besar bagi Calon Mahasiswa

Memilih jurusan yang memiliki rasio peminat lebih kecil dibanding daya tampung sering dianggap sebagai strategi untuk meningkatkan peluang diterima di perguruan tinggi negeri.

Namun demikian, calon mahasiswa tetap disarankan memilih program studi yang sesuai dengan minat dan rencana karier di masa depan.

Politeknik Negeri Balikpapan sendiri memiliki berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya di wilayah Kalimantan yang berkembang pesat dalam sektor energi, konstruksi, teknologi, serta jasa.

Dengan memilih jurusan yang tepat serta mempersiapkan diri menghadapi UTBK SNBT 2026, peluang untuk menjadi mahasiswa di Politeknik Negeri Balikpapan tentu akan semakin terbuka.

Persyaratan lengkap UTBK SNBT 2026

1. Peserta harus memiliki Akun SNPMB Siswa. Registrasi Akun SNPMB Siswa dapat dilakukan di Portal SNPMB.

2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

3. Siswa SMA/SMK/MA atau yang sederajat pada kelas terakhir tahun 2026, atau Peserta didik Paket C tahun 2026 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026).
Siswa yang belum mempunyai ijazah harus membawa surat keterangan siswa kelas 12 sekurang-kurangnya disertai dengan:

identitas, meliputi nama, kelas, NISN dan NPSN;
pas foto terbaru (berwarna):
tanda tangan Kepala Sekolah/Madrasah; dan
stempel/cap sekolah.

4. Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat tahun 2024 dan 2025 atau Lulusan Paket C tahun 2024 dan 2025 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026)

5. Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan/atau Olahraga wajib mengunggah portofolio.

7. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

8. Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.

9. Membayar biaya UTBK.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.