Jakarta (ANTARA) - Matteo Berrettini mengalami kram setelah pukulan terakhirnya dalam mengemas kemenangan babak pertama BNP Paribas Open untuk bertemu dengan Alexander Zverev pada babak kedua ajang ATP Masters 1000 Indian Wells tersebut.


Setelah memastikan kemenangannya 4-6, 7-5, 7-5 melawan Adrian Mannarino, petenis Italia itu jatuh dan duduk di posisi yang sama selama kurang lebih lima menit sambil mendapat perawatan dari fisioterapis.


"Saya berjuang sangat keras, sampai poin terakhir," kata Berrettini usai pertandingan dikutip dari ATP, Jumat.


"Di awal set ketiga, saya mulai merasakan sedikit kram. Awalnya saya sedikit terkejut, tetapi kemudian saya ingat bahwa saya sakit sampai tiga hari yang lalu, jadi saya berpikir, 'Oke, ini normal'."


Berrettini memasuki pertandingan dengan catatan 0-2 melawan Mannarino dan petenis Prancis itu memulai pertandingan dengan memenangi keenam set berturut-turut melawan petenis Italia tersebut.






Petenis berusia 29 tahun itu kemudian mengandalkan pukulan backhand slice-nya untuk menciptakan peluang bagi pukulan forehand-nya yang keras. Namun, menurut statistik ATP, ia juga kehilangan lima poin pada servis pertamanya di set penentu untuk melaju ke babak selanjutnya.



Berrettini selanjutnya akan berusaha memperbaiki catatan head to head 3-4 melawan Zverev.


Dalam pertandingan lain, Gael Monfils, yang berusia 39 tahun enam bulan, menjadi pemenang pertandingan tertua kedua dalam sejarah turnamen dengan mengalahkan Alexis Galarneau 6-3, 6-4.


Hanya Ivo Karlovic (40) yang lebih tua ketika ia mencapai babak keempat pada 2019.






Petenis Prancis itu akan bertemu unggulan kesembilan Felix Auger-Aliassime di babak kedua.


Di lapangan lain, Reilly Opelka memenangi pertandingan melawan Ethan Quinn 7-5, 7-6(3), sementara Jenson Brooksby mengalahkan Alexei Popyrin 6-3, 6-4.


Gabriel Diallo mengalahkan Mattia Bellucci 7-6(5), 6-4 dan Zizou Bergs menang 6-3, 6-4 melawan Jan-Lennard Struff.