TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Sebanyak 47 jabatan Kepala Puskesmas di Kota Makassar kini diperebutkan 78 peserta.
Proses seleksi tengah bergulir melalui Uji Kompetensi (Ukom) yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar.
Seleksi tahun ini berbeda dari sebelumnya.
Jika dulu jabatan kepala puskesmas identik dengan profesi dokter, kini kesempatan dibuka lebih luas bagi berbagai tenaga kesehatan.
Peserta Beragam Profesi
Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menjelaskan kebijakan tersebut merupakan arahan Wali Kota Makassar agar seleksi tidak dibatasi hanya untuk dokter.
Dari 78 peserta, rinciannya:
Dokter: 29 orang
Dokter gigi: 18 orang
Perawat: 10 orang
Bidan: 2 orang
Pengelola data: 1 orang
Tenaga promosi kesehatan: 3 orang
Sanitasi: 3 orang
“Jadi tidak semuanya dokter, bermacam-macam. Baru kali ini seperti ini,” ujar Kamelia di Balaikota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Selasa (3/3/2026).
Ia menyebut, langkah ini menjadi bagian dari penyegaran jabatan sekaligus peningkatan efektivitas layanan kesehatan.
Tahap Wawancara Menyusul
Setelah Ukom, peserta akan mengikuti tahap wawancara.
BKPSDMD akan membentuk tim khusus untuk menggali kompetensi manajerial dan kesiapan memimpin fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama tersebut.
Ke-47 posisi kepala puskesmas itu tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar.
Saat ini, seluruh puskesmas masih dipimpin pejabat dengan status pelaksana tugas.
Namun, Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Nursaidah Sirajuddin, menegaskan, kepala puskesmas sejatinya merupakan jabatan fungsional yang diberi tugas tambahan.
“Jadi memang perlu penetapan secara resmi,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil Ukom masih dalam proses rekapitulasi oleh BKPSDMD.
Mengacu Permenkes 17/2023
Proses seleksi mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023.
Dalam regulasi tersebut, jabatan Kepala Puskesmas dapat diisi tenaga kesehatan dengan syarat:
Berstatus ASN
Pendidikan minimal S1 atau D4 bidang kesehatan
Pernah menduduki jabatan fungsional ahli pertama minimal dua tahun
Masa kerja di Puskesmas minimal dua tahun
Memiliki kemampuan manajemen kesehatan masyarakat
Telah mengikuti pelatihan manajemen Puskesmas
Dengan formasi 47 kursi dan 78 peserta, seleksi ini menjadi ajang kompetisi terbuka bagi tenaga kesehatan di Makassar untuk naik level sebagai pemimpin layanan kesehatan masyarakat. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.