TRIBUNJOGJA.COM - Berbuka puasa identik dengan minuman manis yang menyegarkan. Namun, penting untuk tetap memperhatikan asupan gula harian.

Kementerian Kesehatan (Kemkes) Republik Indonesia merekomendasikan batas konsumsi gula harian maksimal 50 gram per orang, atau setara dengan sekitar 4 sendok makan gula.

Jumlah tersebut bukan hanya berasal dari gula tambahan pada minuman, tetapi juga termasuk gula yang terkandung dalam makanan seperti nasi, mi, kue, saus, hingga berbagai produk olahan lainnya.

Sayangnya, banyak pilihan takjil di pasaran yang mengandung gula tinggi, mulai dari sirup berwarna cerah hingga susu kental manis yang digunakan dalam jumlah besar.

Baca juga: Resep Buka Puasa Ramadan 2026: Es Cendol Manis Segar Rendah Kalori

Konsumsi berlebihan dalam waktu singkat dapat memicu lonjakan gula darah yang drastis dan membuat tubuh terasa lemas setelahnya.

Seorang health enthusiast, Rory Asyari (@rory.asyari), membagikan alternatif resep es buah yang lebih sehat.

Es buah ini mengandung tinggi serat dari kolang-kaling dan pepaya, manis alami dari kurma dan madu, dan memanfaatkan pewarna alami dari bunga telang sehingga tampil menarik tanpa tambahan pewarna sintetis.

Bahan-bahan (4 porsi):

500 gram kolang-kaling

1 buah pepaya matang ukuran sedang

5 sendok makan chia seeds

10 butir kurma

Madu secukupnya

Air kelapa dari 1 butir besar

7 kuntum bunga telang kering

Baca juga: Rekomendasi Resep Masak untuk Sahur: Sup Kenyang dan Enak

Cara Membuat:

1. Rendam bunga telang kering dengan 250 ml air matang selama 5–10 menit hingga warna ungu alaminya keluar. 

2. Saring dan sisihkan airnya.

3. Potong pepaya, kolang-kaling, dan kurma sesuai selera. Sisihkan.

4. Rendam 5 sendok makan chia seeds dengan 100 ml air matang hingga mengembang.

5. Campurkan pepaya, kolang-kaling, kurma, chia seeds, air kelapa, dan air bunga telang dalam satu mangkuk besar.

6. Tambahkan madu secukupnya sesuai tingkat kemanisan yang diinginkan.

7. Sajikan dengan es batu dan nikmati saat berbuka puasa.

Dengan bahan dan pemanis yang alami, es buah ini dapat menjadi pilihan takjil yang lebih sehat tanpa menghilangkan kesegaran saat berbuka.

Pendekatan sederhana seperti ini bisa menjadi langkah kecil untuk menjaga keseimbangan asupan gula selama Ramadan.

(MG Fadhlullah Ramadhan)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.