TRIBUNNEWS.COM - Forum Jurnalis Ketahanan Pangan Nasional dan Gizi Indonesia (F-Jupnas Gizi Indonesia) secara resmi menyampaikan klarifikasi terkait berbagai narasi yang beredar mengenai konten program "MBG TV".
Mereka menegaskan bahwa MBG TV bukanlah stasiun televisi dan sama sekali tidak memiliki hubungan struktural dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Klarifikasi ini muncul menyusul adanya tudingan dan framing negatif yang mengaitkan program MBG TV, program yang digagas F-Jupnas Gizi Indonesia, dengan alokasi anggaran negara atau APBN.
Ketua Umum F-Jupnas Gizi Indonesia, Rival Achmad Labbaika, menjelaskan bahwa MBG TV adalah sebuah konten edukasi independen yang digagas oleh masyarakat.
Baca juga: Anggaran Pendidikan Naik, Bukan Turun: Meluruskan Isu MBG dan APBN 2026
Tujuannya adalah memperluas literasi gizi berbasis data dan mendistribusikan ulang materi resmi dari BGN agar lebih mudah dijangkau publik.
"Kami berdiri secara independen. Tidak ada dana negara, tidak ada dana BGN. Seluruh operasional berjalan mandiri melalui peliputan anggota di daerah, menggunakan server pribadi, dan memanfaatkan slot siaran kosong secara non-komersial," tegas Rival dalam keterangan resminya.
Terkait pertemuan dengan Wakil Kepala BGN pada 19 Februari 2026 lalu, F-Jupnas Gizi Indonesia menegaskan bahwa agenda tersebut murni silaturahmi kelembagaan.
Dalam pertemuan itu, tidak ada pembahasan mengenai anggaran, proyek, maupun keterlibatan struktural BGN dalam operasional MBG TV.
"Setiap narasi yang mengaitkan pertemuan tersebut dengan alokasi anggaran adalah asumsi tanpa dasar fakta. Dukungan dari BGN bersifat moral terhadap gerakan edukasi masyarakat, bukan dukungan finansial," tambah pihak forum.
Organisasi ini, kata dia, menjunjung tinggi UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun menolak praktik jurnalistik yang tidak berimbang.
"Tuduhan tanpa bukti adalah fitnah. Kami tidak akan ragu untuk melaporkan pihak-pihak yang melakukan pencemaran nama baik ke Dewan Pers maupun menempuh jalur hukum pidana dan perdata sesuai UU ITE," ujar Rival.
Makna di Balik Istilah 'MBG' Mengenai penggunaan istilah MBG, forum menjelaskan bahwa terminologi tersebut bukanlah milik tunggal satu entitas.
Bagi forum, MBG merupakan representasi dari gerakan Media/Bakti Generasi yang berorientasi pada validasi informasi publik. Penggunaan istilah ini disebut sebagai bagian dari kebebasan berekspresi yang dilindungi hukum.
Dengan klarifikasi ini, F-Jupnas Gizi Indonesia berharap publik dan rekan media dapat melihat secara jernih posisi organisasi sebagai pengawas publik yang independen.
Mereka juga tetap berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dalam mengawal isu ketahanan pangan dan gizi nasional.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.