Jakarta -

Selama Ramadan, banyak sajian yang khas disediakan untuk berbuka puasa. Mulai dari air nabeez hingga timun suri.


Ternyata, menu tersebut tidak hanya menyegarkan tetapi memiliki khasiat untuk kesehatan. Lantas, benarkah bisa mengatasi asam lambung hingga batu ginjal?


Kandungan nutrisi dari menu-menu tersebut bisa bermanfaat untuk tubuh. Tetapi, beberapa klaim kurang didasari dengan bukti ilmiah.




Para pakar kesehatan pun meluruskan beberapa pandangan terkait manfaat sajian khas Ramadan.


1. Air Nabeez


Salah satu menu berbuka yang merupakan anjuran sunnah adalah kurma. Makanan ini mengandung kalori yang bisa mengembalikan keseimbangan gula darah saat berbuka, hingga mineral penting yang dibutuhkan tubuh.




Pakar nutrisi Dr dr Nurul Ratna Mutu Manikam MGizi, SpGK(K) mengungkapkan kurma adalah menu berbuka yang istimewa.


"Biasanya orang-orang berpuasa itu akan kekurangan elektrolit, kekurangan kalium, natrium, sehingga bisa digantikan dari kurma tersebut," jelasnya pada detikcom beberapa waktu lalu.




Selain dimakan langsung, kurma juga kerap dikonsumsi dalam bentuk infused water atau dikenal sebagai air nabeez. Minuman ini bahkan diklaim memiliki beragam khasiat termasuk mengatasi asam lambung.


Soal klaim ini, dr Amanda Pitarini Utari, SpPD-KGEH, mengatakan belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat bahwa infused water memiliki perbedaan nutrisi dibandingkan air minum pada umumnya. Termasuk juga air nabeez.


"Infused water apapun itu, buah-buahan kan banyak tuh, ya dinilai manfaatnya dari segi hidrasi saja. Ya sudah, toh dia minum air, dibandingkan minum softdrink yang manis-manis atau beli boba. Infused water kan wangi tuh, ada rasa bau-baunya," jelasnya.


2. Timun Suri


Buah yang sering ditemukan saat bulan Ramadan adalah blewah dan timun suri. Menurut dr Amanda, kedua buah tersebut merupakan sumber nutrisi yang baik untuk berbuka, sama seperti buah-buahan pada umumnya.


"Buah-buahan biasanya akan ada kandungan vitaminnya. Mungkin juga ada kalium, mikronutrien. Untuk hidrasi jelas bagus, kita butuh itu," tuturnya.


Meski begitu, ia meragukan klaim bahwa blewah dan timun suri secara spesifik punya efek meredakan keluhan pencernaan terkait asam lambung. Setidaknya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut.


"Kalau untuk meredakan asam lambung, sayangnya saya belum pernah baca sih," kata dr Amanda.






3. Air Kelapa


Menu favorit untuk berbuka puasa lainnya adalah kelapa muda karena menyegarkan dan bisa mengembalikan elektrolit tubuh. Bahkan, air kelapa diyakini memiliki khasiat untuk orang dengan riwayat batu ginjal.


Dokter urologi dr Akbari Wahyudi Kusumah, SpU, menilai anggapan tersebut memang benar adanya. Tetapi, harus dipahami bahwa khasiatnya bisa didapatkan dari efek diuretik atau peluruh kencing.


"Tujuannya itu. Dengan memproduksi air kencing lebih banyak, si batu tuh kedorong ke bawah, keluar," ucap dr Akbari.


"Jadi, mekanismenya dengan cara ngedorong ya, dengan produk air kencing. Jadi, bukan kelapa itu suatu yang ajaib," tambahnya.


Meski begitu, yang terpenting adalah menghindari asupan yang memicu penumpukan batu ginjal, baik dalam bentuk kristal kalsium maupun asam urat. Air kelapa tidak akan terlalu banyak manfaatnya, jika pemicu pembentuk kristal batu ginjal tidak dibatasi.

























Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.