TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PLN Enjiniring meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026 yang digelar di Grand Studio Metro TV, Jumat (20/2/2026). 

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan dalam transformasi engineering dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

Dalam ajang tersebut, PLN Enjiniring memperoleh penghargaan Excellence in Engineering Partnership for National Energy Infrastructure 2026 untuk kategori perusahaan serta Best Transformational Leader in Energy Engineering 2026 untuk kategori kepemimpinan yang diterima Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah.

Dinilai Berhasil Lakukan Transformasi

Dewan juri ITAY menilai PLN Enjiniring sebagai mitra engineering strategis dalam mendukung kebutuhan kelistrikan nasional yang andal dan berkelanjutan.

Penilaian tersebut diberikan atas transformasi organisasi yang dilakukan perusahaan, mulai dari penyelarasan struktur agar lebih responsif terhadap proyek strategis nasional hingga digitalisasi proses engineering berbasis data.

Dirut Sebut Penghargaan Jadi Amanah

Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, mengatakan penghargaan tersebut menjadi amanah bagi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan listrik nasional.

“Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi amanah bagi kami untuk terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan nasional. Transformasi yang kami lakukan menyentuh struktur organisasi, cara bekerja melalui digitalisasi, serta penguatan budaya perusahaan. Yang paling utama adalah pengembangan people melalui capacity building dan strategic partnership,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Juri Soroti Kepemimpinan Visioner

Salah satu dewan juri, Martani Huseini, menyatakan transformasi di sektor energi membutuhkan kepemimpinan visioner dan kompetensi engineering yang kuat.

“Transformasi di sektor energi membutuhkan kepemimpinan visioner dan kompetensi engineering yang kuat. PLN Enjiniring menunjukkan keduanya dalam mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Founder ITAY, Arief Hidayat Thamrin, menambahkan penghargaan diberikan kepada institusi yang dinilai unggul secara teknis serta mampu bertransformasi dan memberikan dampak terhadap keberlanjutan energi Indonesia.

Penghargaan ITAY 2026 ditetapkan melalui proses seleksi dan penilaian independen berdasarkan lima kriteria utama, yakni prestasi, inovasi, transformasi, kompetensi inti, dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Berita terkait

  • Baca juga: Pemprov DKI dan PLN Teken Kerja Sama, Sistem Kelistrikan di Kepulauan Seribu Diperkuat 
  • Baca juga: Modus Licik Berkedok Petugas PLN, Pencuri Kabel Listrik Ganggu Pasokan Listrik Jakarta  
  • Baca juga: PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan 38 Aktivitas Pemulihan Listrik Pasca Bencana Aceh

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.