TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perbanas Institute menyelenggarakan Syukuran Dies Natalis ke-57 pada Kamis (26/2) di Lobby Unit VI, Kampus Kuningan, Jakarta. Mengusung tema “Integrating Integrity into Creativity: Strengthening Academic Excellence for a Sustainable Future”.
peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen institusi dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan.
Acara yang berlangsung pukul 15.30–19.30 WIB ini dihadiri sekitar 200 tamu undangan, terdiri atas jajaran Yayasan Pendidikan Perbanas, Rektor dan Wakil Rektor, pimpinan unit dan program studi, dosen, tenaga kependidikan, mitra institusi, serta perwakilan Panti Yatim Indonesia.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, meliputi seremoni pembukaan, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), pemberian penghargaan masa bakti karyawan, tausiyah, santunan sosial, hingga buka puasa bersama. Momentum Dies Natalis ke-57 juga ditandai dengan penandatanganan dua Nota Kesepahaman strategis.
Pertama, penandatanganan MoU antara Perbanas Institute dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesiatentang peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengkajian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan nasional.
Penandatanganan tersebut dilakukan bersama Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M., selaku Sekretaris Jendral Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan menjadi kontribusi konkret institusi pendidikan tinggi dalam memperkuat kualitas SDM Indonesia yang kompetitif dan adaptif terhadap dinamika pasar kerja.
Kedua, penandatanganan MoU dengan Certifield Wealth Managers Association (CWMA) mengenai kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam sektor wealth management.
Kolaborasi ini mempertegas positioning Perbanas Institute yang berfokus pada sektor keuangan dan perbankan, sekaligus memperluas jejaring profesional di bidang pengelolaan kekayaan dan perencanaan keuangan.
Sementara itu, Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec., dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 57 tahun merupakan fase kematangan bagi sebuah institusi pendidikan tinggi.
Kematangan tersebut harus tercermin dalam kemampuan beradaptasi terhadap kemajuan teknologi global, khususnya di bidang komunikasi dan informasi yang telah mentransformasi sistem pembelajaran.
“Lima puluh tujuh tahun adalah usia yang matang bagi Perbanas Institute. Di tengah kemajuan teknologi global, kita harus terus beradaptasi dan berinovasi dalam sektor pembelajaran agar tetap relevan dan unggul," katanya.
Sebagai bagian dari transformasi kelembagaan, Perbanas Institute membentuk Fakultas Sekolah Vokasi dan Profesi.
Langkah ini memperkuat tata kelola akademik sekaligus mempertegas fokus institusi pada sektor keuangan dan perbankan.
Hermanto juga menegaskan bahwa kerja sama dengan industri terus diperluas untuk memastikan kurikulum selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain itu, institusi juga mengembangkan program berdampak sosial, termasuk pembinaan desa sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Tema Dies Natalis tahun ini menegaskan penyatuan integritas dan keberlanjutan (sustainability). Nilai keberlanjutan tersebut diinternalisasikan dalam setiap program studi sebagai wujud integritas terhadap keberlangsungan dunia.
“Ke depan, kami berharap Perbanas Institute dapat terus menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik dan berdampak bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Hubungan yang kuat dengan stakeholders akan terus kami jaga untuk melahirkan program-program yang inovatif dan relevan.”
Melalui peringatan Dies Natalis ke-57 ini, Perbanas Institute menegaskan komitmennya untuk terus melangkah maju sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing global dengan menjunjung tinggi integritas demi masa depan yang berkelanjutan. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.