TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Aktivitas penyeberangan kapal feri di Serbaya (Sirbaya), Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali normal, Rabu (25/2/2026).

Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa (24/2/2026) sore, kapal feri Fatimah 2 tenggelam di perairan Sungai Mahakam.

Kecelakaan air ini terjadi di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di RT 011 Dusun Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, Selasa (24/2) sekitar pukul 16.15 Wita.

Kapal penyeberangan Feri Fatimah 2 dilaporkan tenggelam saat berlayar di kawasan arus deras.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Feri Fatimah 2 Tenggelam di Desa Sebulu Modern, 8 Orang Selamat

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tenggelamnya kapal Feri Fatimah 2 tersebut.

Penyeberangan feri di Serbaya ini menjadi satu-satunya akses vital bagi warga untuk mobilitas harian.

Selain itu, jalur penyeberangan feri di Serbaya ini merupakan alternatif krusial untuk memangkas waktu tempuh perjalanan darat, terutama bagi kendaraan pengangkut barang dan logistik.

Pantauan TribunKaltim.co, Rabu (25/2/2026),  arus kendaraan roda dua, roda empat hingga truk logistik masih ramai menggunakan jasa penyeberangan tersebut, baik dari arah Sebulu menuju seberang maupun sebaliknya.

Saat mencoba menggali informasi terkait kronologi kejadian kepada salah seorang pekerja di lokasi penyeberangan, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui detail pasti peristiwa tersebut karena sedang tidak bertugas. 

“Saya lagi off kemarin waktu kejadian, baru masuk kerja hari ini, jadi kurang tahu persis kronologinya,” ujarnya singkat. 

Secara geografis, jarak dari pusat Kota Tenggarong menuju Penyeberangan Serbaya di Kecamatan Sebulu berkisar 17–21 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30–40 menit menggunakan kendaraan, tergantung kondisi lalu lintas.

Beriktu sejumlah fakta dari tenggelamnya kapal Feri Fatimah 2 di penyeberangan Serbaya, Kukar:

1. Jumlah penumpang kapal 

Kanit Gakkum Polairud Polres Kutai Kartanegara, Ipda Rio Hedy Wiyatma ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tenggelamnya kapal feri Fatimah 2. 

Saat kejadian, kapal mengangkut enam penumpang dewasa. Total terdapat delapan orang di atas kapal, termasuk nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) .

2. Kronologi kejadian dan dugaan penyebab

Berdasarkan keterangan saksi, kapal awalnya melaju lurus saat melintasi arus deras. 

Namun tiba-tiba terjadi kebocoran sehingga air masuk ke dalam lambung kapal.

Nakhoda sempat menambah kecepatan untuk merapat ke dermaga. Sayangnya, upaya tersebut gagal.

Kapal akhirnya berhenti sekitar 100 meter dari dermaga sebelum karam.

“Diduga penyebab laka air akibat kebocoran pada kapal sehingga menyebabkan kapal tenggelam,” jelas Ipda Rio.

KAPAL TENGGELAM - Proses evakuasi Feri Fatimah 2 yang karam di RT 011 Dusun Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.15 Wita. Saat ini proses evakuasi kapal masih dilakukan dengan bantuan kapal Feri Fatimah 3, termasuk upaya mengangkat kendaraan yang tenggelam. (HO Camat Sebulu) 
KAPAL FERI TENGGELAM - Proses evakuasi Feri Fatimah 2 yang karam di RT 011 Dusun Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.15 Wita. Saat ini proses evakuasi kapal masih dilakukan dengan bantuan kapal Feri Fatimah 3, termasuk upaya mengangkat kendaraan yang tenggelam. (HO Camat Sebulu)  (HO Camat Sebulu)

3. Tiga mobil ikut tenggelam

Selain kapal, tiga unit mobil yang diangkut turut terdampak.

Kerugian materiel keseluruhan ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar, meliputi satu unit kapal feri dan tiga unit mobil.

Perwakilan tokoh adat Remaong Kutai Berjaya sekaligus fasilitator, Muhammad Anas, mengungkapkan rincian muatan kendaraan yang ikut tenggelam dalam insiden tersebut.

Ia menyebut, salah satu mobil yang berada di atas kapal memuat sekitar 700 ekor ayam potong dengan berat hampir 1,8 ton, dengan nilai kerugian berkisar Rp63 juta hingga Rp65 juta.

KAPAL FERI TENGGELAM - Potret mobil boks pengangkut ayam ikut karam imbas Kapal Feri tenggelam di Desa Sirbaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Videonya viral di medsos
KAPAL FERI TENGGELAM- Potret mobil boks pengangkut ayam ikut karam imbas Kapal Feri tenggelam di Desa Sirbaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Videonya viral di medsos (Instagram/samarindasosmed)

Adapun satu mobil lainnya mengangkut barang pecah belah dengan estimasi kerugian sekitar Rp100 juta.

“Jika ditotal keseluruhan, antara harga barang-barang dan biaya perbaikan unit kendaraan, kerugian dipastikan melebihi angka Rp200 juta,” ungkap Anas.

4. Satu unit truk dievakuasi ke darat 

Satu unit mobil truk dengan nomor polisi KT 8399 YG telah berhasil dievakuasi ke darat. 

Proses evakuasi kapal dilakukan dengan bantuan kapal feri Fatimah 3, termasuk upaya mengangkat kendaraan yang tenggelam. 

5. Pemilik kapal tanggung jawab

Meski asuransi yang tersedia baru mencakup asuransi jiwa dan belum melindungi barang muatan, Anas memastikan pemilik Kapal Feri Fatimah 2 berkomitmen untuk bertanggung jawab.

“Alhamdulillah pemilik feri bersedia bertanggung jawab secara keseluruhan dan akan dilakukan mediasi antara korban dan pemilik feri untuk mengambil jalur tengahnya,” kata Anas.

Baca juga: Viral! Detik-Detik Mobil Pengangkut Ayam Tenggelam Bersama Kapal Feri di Kukar

(TribunKaltim.co/Patrick Vallery Sianturi)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.