TRIBUNJAKARTA.COM - Kiper sekaligus kapten Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, angkat bicara soal performanya yang dinilai belum sepenuhnya maksimal di kompetisi Super League musim ini.
Meski Persija masih bersaing di papan atas Super League, Andritany tak menampik ada detail kecil yang kerap menjadi celah dan berujung kerugian bagi tim.
Sebagai penjaga gawang, ia sadar posisinya sangat krusial.
Satu keputusan yang terlambat, satu langkah yang keliru, bisa langsung berbuah gol untuk lawan.
Secara terbuka, Andritany mengakui adanya kesalahan yang membuat gawang Persija dua kali kebobolan.
“Ini bukan pertama kalinya saya turun bermain. Sebelumnya saya juga sudah bermain. Dua gol yang terjadi itu wajar dalam sepak bola, dan dua gol itu ada salah saya juga,” ujar Andritany dalam jumpa pers usai lawan Malut United.
Pengakuan tersebut menunjukkan sikap terbuka sang kapten dalam menerima evaluasi.
Ia tidak mencari pembenaran, melainkan menjadikan momen kebobolan sebagai bahan pembelajaran.
Menurut Andritany, setiap gol yang bersarang ke gawangnya selalu dianalisis bersama tim pelatih.
Baik dari sisi positioning, timing keluar dari sarang, hingga komunikasi dengan lini belakang.
“Sebagai kiper, tentu pelatih akan menganalisis apakah saya seharusnya bisa keluar untuk memotong bola atau tidak. Itu menjadi bagian dari evaluasi dan pembelajaran saya untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucapnya.
Pemain berusia 34 tahun itu menegaskan, tekanan dalam pertandingan bukan alasan.
Ia memastikan fokusnya tetap sama, baik bermain di kandang maupun tandang.
“Menurut saya (tekanan-red) suporter tidak terlalu berpengaruh. Bermain di sini, jujur saja, suporternya sangat welcome kepada tim lawan dan tidak memberikan intimidasi berlebihan. Itu menjadi poin positif,” ungkapnya.
Andritany menilai kemenangan atas Malut United sangat berarti dalam menjaga asa Persija di jalur juara.
"Laga ini tidak mudah. Kami unggul 2-0, tetapi di babak kedua pertandingan menjadi lebih ketat sampai akhir," kata Andritany.
"Syukurlah, berkat kerja keras seluruh pemain, tim, dan staf, kami bisa membawa pulang tiga poin ke Jakarta,” jelasnya.
Hasil ini menjadi suntikan moral jelang laga berat berikutnya melawan Borneo FC di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3/2026).
“Hasil ini menjaga kami tetap di jalur juara. Selain itu, kemenangan ini menjadi modal yang sangat baik karena di pertandingan berikutnya kami akan melawan tim papan atas, Borneo, di kandang,” kata Andritany.
Andritany menegaskan, setiap kebobolan akan selalu menjadi bahan analisis tim pelatih.
“Itu menjadi bagian dari evaluasi dan pembelajaran saya untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ucapnya.
Menurutnya, detail kecil dalam pengambilan keputusan bisa berdampak besar terhadap hasil akhir pertandingan.
Karena itu, evaluasi menjadi hal wajib demi menjaga konsistensi tim dalam persaingan papan atas.
Baca juga: Hajar Malut United, Modal Besar Persija Jakarta Kontra Borneo FC, Jala Andritany Dibobol Eks Persib
Baca juga: Fakta di Balik Layar Usai Persija Bungkam Malut United 2-3, Pelatih dan Andritany Buat Pengakuan
Baca juga: Persija Sukses Kalahkan Malut United, Kini Tempel Persib di Puncak Klasemen
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.