Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, sudah mulai kembali mengalirkan air bersih untuk masyarakat setelah sebelumnya terhenti pascabencana banjir.


"Air (dari SPAM Langkahan), sudah mulai mengalir ke masyarakat, memang belum sempurna," kata Dody Hanggodo di Aceh Utara, Selasa.


Dody Hanggodo meninjau proses pembersihan air serta rencana pembangunan sistem layanan baru di SPAM Langkahan, Aceh Utara.


Dalam kunjungan itu, ia mengecek langsung kualitas air bersih yang mulai tersedia di SPAM Langkahan tersebut. Ia mengatakan kualitas air di sana masih keruh dan perlu ditingkatkan kembali.


Karena belum sempurna, Dody menunda Balai Cipta Karya untuk terus memperbaiki kualitas air di sana dengan menambah chemical atau filter supaya airnya sedikit lebih baik, mengingat itu menjadi kebutuhan masyarakat.






"Saya minta Balai Cipta Karya untuk menambah beberapa filter, chemical, supaya lebih baik lagi, karena dibandingkan dengan kualitas air di Aceh Tamiang lebih bagus, tapi masih oke lah," ujar dia.


Sejauh ini, air dari SPAM Langkahan sudah melayani air bersih untuk tiga desa dari kapasitas air 1.500 liter. Karena itu, dalam waktu produksinya terus digenjot hingga bisa melayani tujuh desa di sekitarnya.


Selain itu, lanjut Dody, Kementerian PU juga segera menambahkan layanan SPAM baru di sana dengan tingkat layanan 50 liter per detik. Proyek baru tersebut, diupayakan selesai sebelum akhir tahun, sehingga masyarakat di seluruh kawasan itu bisa mendapatkan air 24 jam.


"Nanti disamping kapasitas 50 liter per detik yang kita bangun baru ini, yang lama tetap kita manfaatkan. Mudah-mudahan seluruh kecamatan bisa kembali teraliri air bersih," kata Dody Hanggodo.