Kami mengapresiasi kecepatan dan keberanian warga dalam menggagalkan aksi percobaan pencurian ini,
Karawang (ANTARA) - Warga Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, Jawa Barat berhasil menggagalkan sebuah percobaan pencurian sepeda motor dan menangkap pelakunya.
Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, dalam keterangannya, di Karawang, Senin menyampaikan, apresiasi atas keberanian dan kecepatan tanggap warga dalam pencurian kendali bermotor tersebut.
Insiden ini terjadi pada Minggu (22/2) sekitar pukul 20.30 WIB. Korban, Dika Nugraha (20), seorang karyawan yang beralamat di Dusun Jati Mulya, Desa Kalangsari, nyaris kehilangan sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi T 4723 OB miliknya.
Menurut keterangan Dika, saat itu ia sedang berkunjung ke rumah saudari Sintia. Sepeda motornya terparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci stang dan tidak terhalang.
Dika yang berada di ruang tamu dengan pintu terbuka, mulai curiga setelah mendengar suara sepeda motor yang bolak-balik mendekati kendaraannya.
Saat Dika keluar, ia mendapati dua orang pria berada di dekat motornya; satu orang berada persis di dekat motor Honda Beat Street miliknya, dan satu orang lagi menunggu di atas motor pelaku sambil mengawasi situasi sekitar. Aksi mereka terhenti begitu menyadari Dika keluar rumah.
Dengan sigap, Dika dan warga sekitar langsung mengejar kedua pelaku. Salah satu pelaku berhasil diamankan, sementara pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Saat diperiksa, anak kunci letter T sudah menempel di lubang kunci kontak motor korban, meskipun kunci kontak motor tidak mengalami kerusakan fisik dan posisinya tidak bergeser.
Terduga pelaku yang berhasil diamankan diketahui bernama Budiharjono (37), warga Dusun Krajan, Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya.
Ia diketahui tidak memiliki pekerjaan. Bersama barang bukti, pelaku langsung dibawa ke Polsek Rengasdengklok.
"Kami mengapresiasi kecepatan dan keberanian warga dalam menggagalkan aksi percobaan pencurian ini," kata Cep Wildan.
Ia mengatakan, setelah diamankan di Polsek, terduga pelaku dibawa ke Rumah Sakit Proklamasi untuk pemeriksaan medis awal, mengingat kemungkinan adanya luka minor yang dialami saat pengejaran.
"Saat ini, terduga pelaku sedang dalam pemeriksaan intensif untuk pengembangan kasus, termasuk memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri," katanya.