Jakarta (ANTARA) - Pelatih Inter Milan Cristian Chivu meyakini tim asuhannya bisa membalikkan keadaan ketika menjamu Bodo/Glimt pada leg kedua play-off babak gugur Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa malam waktu setempat.
Dikutip dari laman resmi klub, Senin (23/2), Chivu menjelaskan mereka tidak perlu melakukan perombakan besar untuk membalikkan keadaan dan hanya membutuhkan sedikit penyesuaian.
"Kami harus membalikkan keadaan, tapi tanpa kehilangan keseimbangan atau kepercayaan diri kami. Kemasukan sebuah gol juga tidak berarti apa-apa," kata Chivu.
"Sepak bola tidak bisa diprediksi. Apa yang dibutuhkan adalah kedewasaan, ketenangan, karakter, organisasi, dan keseimbangan. Dan, tentu saja, kualitas individu," ujar dia menambahkan.
Pada leg pertama, Inter Milan harus menelan kekalahan dengan skor 1-3 di kandang Bodo/Glimt dan membuat Nerazzuri harus menang dengan minimal selisih tiga gol untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Chivu menjelaskan jika kekalahan ini tentu memberikan pelajaran bagi Inter Milan dan dia meyakini jika pertandingan leg kedua nanti masih akan menjadi laga sulit meski mereka akan bermain di kandang.
Pelatih berkebangsaan Rumania tersebut melanjutkan jika anak-anak asuhnya sudah mengetahui apa yang perlu mereka lakukan dan ia tak perlu banyak memotivasi mereka untuk membalikkan keadaan.
"Anda tidak perlu memotivasi mereka terlalu banyak; mereka tahu betapa pentingnya ini. Jika ada tim yang bisa membalikkan keadaan, itu adalah kami, tapi dengan hormat kepada Bodo, yang bisa menang di Madrid (vs Atletico) di mana tidak bisa kami lakukan," pungkasnya.