TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Truk yang terperosok ke selokan di kawasan Puri Kembangan, tepatnya dekat Brits Hotel Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat belum juga dievakuasi sampai, Jumat (20/2/2026) malam.

Padahal, truk bermuatan 37 ton itu jeblos sejak Jumat pagi.

Pantauan di lokasi pada Jumat malam sekira pukul 23.45 WIB, truk berwarna hijau bertuliskan “Transport” tersebut masih dalam posisi miring dan belum berhasil dievakuasi.

Adapun badan truk tersebut memakan hampir setengah ruas jalan sehingga menyebabkan kemacetan parah sejak pagi hari. 

Sejumlah warga tampak membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Salah seorang warga, Adi, mengatakan truk tersebut sudah terperosok sejak subuh.

“Dari subuh sudah jeblos. Tadi pagi macetnya parah karena jalannya jadi sempit,” ujar Adi ditemui di lokasi.

Terkendala Muatan

Sementara itu, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Kembangan, Aipda Zulkarnain, menjelaskan proses evakuasi terkendala beratnya muatan serta faktor keselamatan.

“Dari pagi sudah kita upayakan pakai derek besar Dishub, tapi tidak mampu. Crane juga sempat mau bantu, tapi ada kabel listrik di atas, takut tersengat listrik, itu bahaya,” kata Zulkarnain.

Ia menyebutkan, truk tersebut mengangkut keramik dengan total muatan sekitar 37 ton, belum termasuk berat kendaraan.

“Muatan sekitar 37 ton, itu belum termasuk berat kendaraannya. Jadi memang memberatkan untuk evakuasi,” jelasnya.

Petugas saat ini menunggu bantuan forklift berkapasitas sekitar 25 ton yang didatangkan dari wilayah Cengkareng untuk membantu proses pengangkatan.

“Kita tunggu forklift dari Cengkareng. Mudah-mudahan bisa segera berhasil dievakuasi malam ini,” kata dia.

Diduga Salah Jalan

Zulkarnain mengungkapkan, kecelakaan bermula saat sopir truk diduga salah mengambil jalur setelah mengikuti arahan seorang pengendara motor yang tidak mengetahui kondisi jalan.

“Sopir mau arah Cengkareng, tapi salah jalan karena ikut arahan seseorang. Dia mau ambil kiri karena ada mobil dari depan mau keluar, akhirnya jeblos,” ujarnya.

Lokasi Bekas Galian

Menurutnya, lokasi tersebut merupakan bekas galian sehingga kondisi tanah tidak cukup kuat menahan beban truk yang sangat berat.

“Kalau tidak cepat dievakuasi, kasihan masyarakat. Dampaknya tadi pagi sudah luar biasa. Semoga malam ini bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.