TRIBUNMANADO.CO.ID,MINSEL- Akhirnya terungkap sudah identitas mayat pria yang ditemukan di pantai Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara (Sulut), Senin (16/2/2026).
Saat ditemukan, korban yang berjenis kelamin laki-laki tersebut dalam kondisi mengenaskan.
Ditemukan luka tusuk di bagian dada sebelah kanan.
Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Pantai Arakan Minsel, Berbaju Hijau dan Ada Luka Tusukan di Dada Kanan
Korban juga terlihat menggunakan kaos hijau berlumuran darah.
Bahkan warga menduga, mayat adalah korban pembunuhan.
Polisi pun datang ke lokasi dan melakukan penyelidikan.
Juga melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.
Ternyata identitas korban berhasil didapat oleh petugas.
Korban dikenali warga bernama Fandi Amma warga Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan.
Polisi pun melakukan penyelidikan terhadap luka tusuk di tubuh korban.
Ternyata memang benar mayat tersebut adalah korban pembunuhan.
"Benar korban ditikam hingga meninggal dunia," ujar KBO Reskrim Polres Minahasa Selatan, Iptu Macky Kambong mewakili Kasat Reskrim PAKP Gede Indra Asti Pratama, S.I.K., M.H, Rabu (18/2/2026).
Macky menjelaskan korban mengalami luka tikim sebanyak tiga kali sebelum dibuang ke laut untuk menghilangkan jejak.
Sedangkan terduga pelaku berinisial JJ alias Jul (36) warga Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan.
"Dari hasil penyelidikan mengarah ke Jul sehingga pak Kasat memerintahkan Resmob untuk melakukan mengajar," jelasnya.
Ternyata korban ditikam oleh Jul kemudian dibuang di pantai tersebut dan akhirnya ditemukan oleh warga sekitar.
Menurutnya, pelaku ditangkap di Desa Ranowangko Kecamatan Tombariri, Minahasa.
"Kemarin pelaku langsung ditangkap dan langsung dibawa ke Polres untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Kronologi penemuan mayat
Warga desa Arakan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel ) Sulawesi Utara, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas, pada Senin (16/2/2026).
Mayat tersebut hanyut dipantai kemudian ditemukan oleh warga.
Saat ditemukan ada luka tusuk benda tajam di dada korban bagian kanan.
Bahkan kous yang digunakan oleh korban ada bercak darah.
Sehingga warga menduga korban dibunuh kemudian dibuang ke laut.
Penemuan mayat ini telah dibenarkan oleh Kepala Pos SAR Amurang, Steven Lumowa, S.I.P.
"Benar ada penemuan mayat," ujar Steven saat dikonfirmasi via whatsapp, Rabu (18/2/2026).
Steven menjelaskan untuk identitas belum diketahui dan kasus ini sudah ditangani oleh Polres Minsel.
"Langsung saja konfirmasi ke Polres karena sudah ditangani Polisi," pungkasnya. (FER)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.