Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV (Jawa Barat dan Banten)  Lukman, mengatakan jumlah profesor di Jawa Barat dan Banten sebanyak 317 orang. 

Lukman menuturkan, dari jumlah tersebut 85?adi Jawa Barat dan 15?adi provinsi Banten.

“Nah, profesor ini terkonsentrasinya masih ada di Bandung Raya. Itu yang menjadi konsen kami,” ujarnya, di HARRIS Hotel & Convention Festival Citylink Bandung, Selasa (10/2/2026). 

Oleh karena itu, dia mendorong pemerataan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi pondasi utama terintegrasinya sistem pendidikan yang unggul. 

Terlebih, kata Lukman, jumlah perguruan tinggi di Jabar dan Banten ada ratusan, dan akan terus berkurang. 

“Perkembangan perguruan tinggi kita itu per hari ini ada 420. Mungkin insyaallah minggu depan tinggal 419. Dan akan berkurang terus sekitar 380,” kata dia. 

Dari jumlah tersebut, perguruan tinggi yang memiliki label unggul hanya 19, disusul label baik sekali dan baik. Kendati demikian, pihaknya mencatat sekira 40 perguruan tinggi yang tidak terakreditasi. 

Lukman menjelaskan, dalam memperoleh akreditasi unggul. Salah satu hal fundamental adalah dosen dengan jabatan fungsional hingga tercapainya guru besar.  

“Guru besar yang ada saat ini memang masih sangat terbatas. Terlebih untuk perguruan tinggi yang ada di wilayah Bandung, apa di wilayah Jawa Barat dan Banten, sekitar  35 kabupaten kota, untuk Jawa Barat 27 kabupaten kota, dan  Banten itu 8 kabupaten kota,” katanya. 

Dikatakan Lukman, secara nasional jumlah dosen mencapai 333.000 dosen. Dari jumlah tersebut, dosen yang bisa mencapai profesor hanya 12.553. 

“Dari 12.553 yang mencapai profesor secara nasional rata-rata di usia 51 tahun 6 bulan. Kemudian usia pencapaian untuk bisa S3 supaya bisa mencapai profesor rata-rata di usia 51 tahun juga,” ucapnya. 

Lebih lanjut, secara rata-rata di tingkat nasional, membutuhkan waktu sekitar 26,5 tahun setelah diangkat sebagai dosen tetap untuk mencapai jabatan profesor. 

“Di Jawa Barat dan Banten saat ini ada 31.669 dosen. Sedangkan dosen tetapnya ada 28.219. Tercatatkan di data kami yang sudah menjadi profesor untuk wilayah di Jawa Barat, Banten hanya 407. Dari 407 pun ini profesor yang sesuai ketentuan betul-betul mengemban amanah profesor itu 317, sisanya adalah profesor emeritus,” jelasnya. 

Sebagai informasi, profesor emeritus adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada seorang profesor yang sudah pensiun, sebagai bentuk penghargaan atas jasa, kontribusi, dan dedikasinya di bidang akademik.

Lukman membeberkan, sekitar 12.500 dosen secara nasional, rata-rata hanya sekitar 3 % yang berhasil mencapai jabatan guru besar. 

“Sedangkan di wilayah Jawa–Banten, dari sekitar 317 dosen, persentase yang mencapai guru besar bahkan belum mencapai 1 % , yaitu hanya sekitar 0,6 % ,” kata dia. 

Ditinjau berdasarkan rentang usia, Lukman menyebut, rata-rata nasional capaian untuk bisa mencapai guru besar di umur 51 tahun. 

“Di wilayah Jawa–Banten, usia rata-rata dosen yang mencapai jabatan profesor saat ini adalah 64 tahun 5 bulan. Artinya, jika dalam waktu sekitar 6 bulan belum mencapai profesor, maka yang bersangkutan akan memasuki masa pensiun. Namun, apabila berhasil menjadi profesor, masa pengabdiannya dapat diperpanjang hingga usia 70 tahun,” ucapnya. 

Selain itu, data di LLDikti Wilayah IV juga memperlihatkan bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jabatan profesor adalah antara 25 hingga 30 tahun, dengan rata-rata usia penyelesaian pendidikan S1 hingga S3 berada di sekitar 54 tahun.

Lukman tak menampik untuk bisa menjadi profesor butuh perjuangan yang panjang. Terlebih hadirnya 317 profesor bukan dari 420 perguruan tinggi yang ada. Namun, dari 65 perguruan tinggi, dengan 124 program studi. 

“Padahal kita punya 3.006 program studi. Idealnya satu program studi satu profesor, harusnya ada 3.006 profesor. Kalau satu perguruan tinggi satu profesor, harusnya ada 420 profesor. Tapi faktanya sampai hari ini kita baru punya 317 profesor,” katanya. 

Lukman juga menambahkan, dari ribuan program studi, persentase yang memiliki profesor sekira 5 % . 

Adapun prodi yang memiliki paling banyak profesor di bidang manajemen, akuntansi, ilmu hukum, agroteknologi, farmasi, dan kebijakan publik. (*) 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.