TRIBUNNEWSMAKER.COM - Insiden mengejutkan terjadi di Kebumen, Jawa Tengah ketika seorang sopir mobil SPPG mengamuk dan menabrak gerbang sekolah hingga ambruk, memicu kepanikan warga sekitar.

Tak berhenti di situ, pelaku juga bertindak brutal dengan melukai sejumlah warga yang berusaha menghentikannya.

Aksi nekat tersebut langsung menjadi sorotan publik dan aparat kepolisian pun turun tangan menyelidiki motif di balik amukan sang sopir.

Baca juga: Identitas Sopir SPPG yang Ngamuk hingga Pukul & Gigit Warga di Kebumen, Diduga Konsumsi Obat-obatan

Sopir mobil SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), Aziz Setyo (39) kecelakaan tunggal di depan SDN Clapar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat (6/2/2026) sore.

Mobil itu mengalami ban pecah pada roda depan sebelah kiri setelah menabrak gerbang sekolah hingga ambruk.

Saat ditolong warga, Aziz justru mengamuk sehingga mengakibatkan warga terluka.

Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 17.00 WIB.

Warga Desa Clapar Kecamatan Karanggayam Riyanto (42) mengalami luka pada bagian tangan dan kepala saat mengamankan Aziz.

Riyanto saat itu tengah berada di pendopo wilayah perbatasan desa yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dia menceritakan, mobil SPPG itu semula melintas dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan tinggi.

"Sore kok kecepatan tinggi, jalane di tengah gitu lho. Menghawatirkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (7/2/2026).

Dia kemudian mendapatkan kabar bahwa ada sopir mobil SPPG yang mengamuk di depan SDN Clapar sekira 15 menit kemudian.

Hanya ada sopir di dalam mobil tersebut.

Warga awalnya menduga sopir mengalami kecelakaan lalu lintas kemudian inisiatif memberikan pertolongan. Akan tetapi niat warga tersebut justru berujung keributan lantaran sopir tiba-tiba mengamuk.

"Mas Toyo (warga) itu yang nemuin pertama. Diklarifikasi bukannya itikad baik malah dia keluar mukulin Toyo," terangnya.

SOPIR SPPG VIRAL - Warga, Riyanto menunjukkan bekas pagar sekolah yang diserempet mobil MBG sebelum menabrak pagar hingga ambruk di SDN Clapar Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026). (Dok./TRIBUN JATENG/Agus Iswadi)

Sopir Berusaha Kabur

Riyanto mengungkapkan Aziz kemudian masuk ke dalam mobil dan berencana kabur tapi tidak bisa karena ban depan sisi kiri pecah.

Sopir kemudian mengamuk lagi bahkan hingga melukainya. Korban itu mengalami luka bagian telunjuk tangan kanan karena digigit sopir setelah berusaha mengamankan supaya tidak mengamuk dan dihakimi warga.

"Disikep kayak gini malah digigit," ungkapnya.

Bahkan dia juga mengalami luka bagian kepala setelah dipukul sopir menggunakan kayu. Menurutnya pelaku terus mengamuk tidak jelas hingga merobohkan sepeda motor yang terparkir dan mobil yang di depannya.

"Ngamuk nggak jelas pakai kayu sih, apapun yang lewat pasti diamuk," jelas Riyanto.

Warga kemudian menghentikan sopir menggunakan tali tambang dan melaporkan kejadian itu ke polisi. Sopir mobil SPPG itu kemudian diamankan di Kantor Polsek Karanggayam.

Diduga Konsumsi Obat

Plh Kapolsek Karanggayam, Ipda Samun membenarkan insiden tersebut.

"Masyarakat hendak membantu namun demikian dari sopir mengamuk warga yang akan membantu mobil tersebut," katanya kepada tribunjateng.com usai mediasi di wilayah Kecamatan Karanggayam, Sabtu (7/2/2026).

Sopir tersebut sempat diamankan di Polsek Karanggayam guna menghindari amukan warga.

Dia menuturkan kini sopir telah dikembalikan kepada pihak keluarga.

Mediasi antara kedua belah pihak baik itu pengelola SPPG dan warga telah digelar dan disepakati diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan," terangnya.

Pihak pengelola SPPG bertanggung jawab atas kejadian yang dilakukan sopir dengan mengganti gerbang sekolah serta biaya pengobatan warga yang mengalami luka-luka akibat diamuk sopir tersebut.

Saat ditanya apakah sopir tersebut mengkonsumsi obat-obatan, terangnya, disinyalir mengkonsumsi obat.

"Disinyalir minum obat-obatan jenis mextril," pungkas Ipda Samun.

(TribunNewsmaker.com/Tribunnews.com)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.