TRIBUNNEWS.COM - Lautaro Martinez menciptakan rekor yang secara tak langsung dibantu bek Timnas Indonesia Jay Idzes saat Inter Milan melumat Sassuolo pada giornata 24 Liga Italia 2025/2026.

Skor 0-5 terhiasi pada hasil akhir laga Liga Italia antara Sassuolo vs Inter Milan di Mapei Stadium, Emilia Romagna, Senin (9/2) dini hari WIB.

Gol-gol kemenangan La Beneamata, julukan Inter Milan, tercipta melalui Yann Bisseck (11'), Marcus Thuram (28'), Lautaro Martinez (50'), Manuel Akanji (53'), dan Luis Enrique (89').

Kemenangan ini semakin memantapkan status Capolista alias pemuncak klasemen sementara Liga Italia milik Inter Milan. Lautaro Martinez dkk. membukukan 58 poin, unggul lima angka atas AC Milan di peringkat kedua yang masih menyimpan satu laga.

Sedangkan Sassuolo, bagi Jay Idzes dkk. kekalahan ini membuat mereka gagal menembus 10 besar dan tertahan di posisi 11. Neroverdi, julukan Sassuolo, meraup 29 poin.

Sorotan tertuju kepada Lautaro Martinez. Satu golnya ke gawang Sassuolo membuat kompatriot Lionel Messi ini menjadi top skorer ketiga sepanjang masa Inter Milan

Gol Lautaro tak lepas dari aksi tak sempurna bek Indonesia, Jay Idzes dalam menghalau bola yang kemudian jatuh di kaki Lautaro Martinez. Tanpa kesulitan dia mencetak gol

Berikut daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inter Milan dirangkum dari Opta Paolo:

  • 284 Gol - Giuseppe Meazza
  • 209 Gol - Alessando Altobelli
  • 171 Gol - Lautaro Martinez
  • 171 Gol - Roberto Boninsegna

Baca juga: AC Milan Bukan Musuh Sepadan Inter Milan di Medan Tempur Scudetto 2025/2026

Ulasan Laga Sassuolo vs Inter Milan

Awal yang sulit pun didapat oleh Inter Milan karena pressing dari tuan rumah.

Bahkan saat laga baru berjalan 5 menit, peluang langsung didapatkan oleh I Neroverdi lewat satu tembakan terukur dari Andrea Pinamonti di dalam kotak penalti.

Hanya saja kesempatan tersebut tak berujung menjadi gol karena bola berhasil diamankan oleh Yann Sommer.

Empat menit kemudian gantian Inter yang mengancam gawang tuan rumah lewat tembakan dari Luis Henrique yang memanfaatkan kemelut.

Bola yang berujung tendangan sudut tersebut justru menjadi gol pembuka bagi Inter pada menit ke-11 lewat tandukan kepala Yann Bisseck.

Sepak pojok yang diambil Federico Dimarco mampu dimaksimalkan oleh Bisseck yang unggul duel udara dengan Kristian Thorstvedt.

Tandukannya sempat memantul tanah sebelum lolos lewat sela-sela kaki Muric. Inter memimpin 1-0.

Sementara itu satu peluang matang datang di menit ke-14 saat tembakan jarak dekat dari Jay Idzes yang masih bisa ditangkis oleh Sommer, tetapi wasit menganggapnya offside.

Dimarco nyaris menggandakan keunggulan buat Inter Milan tiga menit berselang jika tendangan bebasnya tidak mencium mistar gawang Sassuolo.

I Neroverdi, yang belum bangkit, harus menerima nasib gawangnya jebol lagi pada menit ke-28 oleh lesakan first time Marcus Thuram.

Duet bek sentral yang digalang Jay Idzes dan Tarik Muharemovic begitu mudahnya ditembus oleh pemain Inter Milan.

Kembali asis dari kaki Dimarco yang menjadi pemicunya dengan umpan silangnya yang mampu disambar dengan kaki kanan oleh Thuram tanpa bisa dihalau oleh Muric. Inter unggul 2-0.

Tuan rumah sejatinya bisa menipiskan jarak menjadi 1-2 pada menit ke-41 jika tembakan jarak dekat dari Thorstvedt tidak dianulir oleh wasit lewat VAR akibat offside Armand Lauriente.

Offside tersebut tampak tipis dengan ujung kaki dari Lauriente yang dinilai lewat VAR.

Paruh pertama lantas berakhir dengan keunggulan sementara 2-1 Inter Milan atas Sassuolo.

Di babak kedua, Inter mencoba bermain dominan atas tuan rumah.

Pada menit ke-50, gol ketiga Nerazzurri tercipta berkat sepakan dari Lautaro Martinez.

Sapuan kurang sempurna dari Jay Idzes lewat sundulannya yang menghalau bola lemparan ke dalam dari pemain Inter, justru jatuh tepat ke Martinez.

Penyerang asal Argentina itu sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tendangan setengah voli yang merobek jala gawang Sassuolo. Inter 3-0.

Bagi Lautaro Martinez, gol tersebut membuatnya kini mengepak 13 gol di Liga Italia sekaligus membawanya pada pencapaian lain dengan menyamai prestasi dari Roberto Boninsegna dengan koleksi 171 gol untuk Inter yang menjadikannya sebagai top scorer sepanjang masa ketiga.

Tiga menit kemudian, tim tamu semakin di atas angin karena berhasil unggul 4-0 berkat gol dari Manuel Akanji yang mengonversi sepak pojok dari Dimarco.

Ini menjadi asis ketiga bagi bek sayap asal Italia tersebut dalam laga ini.

Baca juga: Bagan Semifinal Coppa Italia: Atalanta Susul Inter Milan ke 4 Besar, Juventus Gagal Maning

Adapun gol dari Akanji tersebut sempat mendapat protes keras dari para pemain Sassuolo dan membuat Nemanja Matic dikartu merah oleh wasit sehingga tuan rumah harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-55.

Unggul jumlah pemain membuat Inter Milan menggempur pertahanan tuan rumah dan mendapatkan kesempatan lagi lewat dua peluang yang dibuat Thuram dan Dimarco pada menit ke-62 dan 68'.

Dua menit jelang bubaran, Inter berhasil mencetak gol kelima mereka lewat tembakan cantik voli dari Luis Henrique di dalam kotak penalti.

Berawal dari umpan lob dari Petar Sucic, bola sempat disundul oleh Tarik Muharemovic, tetapi justru mengarah ke Henrique.

Dengan sekali kontrol, pemain asal Brasil itu melepaskan tendangan kaki kanan yang tak bisa dijangkau oleh Muric. Inter unggul 5-0.

Gol tersebut menutup keunggulan lima gol tanpa balas Inter Milan atas Sassuolo yang bermain dengan 10 orang.

(Tribunnews.com/Giri)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.