TRIBUNNEWS.COM - Persis Solo baru-baru ini menjadi sorotan di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.

Klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini sempat mengumumkan kedatangan striker asal Brasil, Clayton da Silveira da Silva, sebagai penguatan lini serang.

Namun, hanya dalam waktu singkat—belum sempat debut—pemain berusia 30 tahun itu langsung dilepas.

Kasus ini menjadi drama transfer yang mengejutkan, di mana Persis akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait keputusan tersebut.

Sebelumnya, Persis Solo secara resmi mengumumkan perekrutan Clayton Silva melalui situs klub mereka pada Sabtu (30/1/2026).

Striker kelahiran Rio de Janeiro, Brasil, ini disebut sebagai mantan pemain Timnas Brasil U23 dan diharapkan bisa menambah daya gedor serangan tim yang sedang berjuang menghindari degradasi.

PERSIS SOLO - Pemain asing baru Persis Solo, Clayton Da Silveira Da Silva asal Brasil pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Namun kini aturan regulasi liga membuat Persis harus melepas Clayton meski belum sempat debut bersama Laskar Sambernyawa. (Persis Solo)

Clayton datang dari Diamond Harbour FC (kasta kedua Liga India), setelah sebelumnya membela Perak FC di Malaysia Super League musim 2024/2025.

Persis menekankan bahwa proses verifikasi telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk surat pelepasan dari Diamond Harbour FC, konfirmasi dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), dan International Transfer Certificate (ITC) dari FIFA.

Selain itu, Persis juga sudah melakukan registrasi ke Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP) dan LIAS (Liga Indonesia Administration System) untuk administrasi sang pemain.

Sayangnya, euforia itu tak berlangsung lama.

Pada Senin (2/2/2026), PSSI mengeluarkan surat nomor 447/UDN/275/II-2026 yang menyatakan bahwa Clayton Silva tidak memenuhi syarat untuk tampil di kompetisi Super League musim ini.

Alasan utamanya adalah regulasi liga yang melarang pemain yang berasal dari kompetisi kasta kedua (seperti Diamond Harbour FC di Liga India level dua) untuk didaftarkan di level tertinggi Indonesia.

Meski Clayton hanya bermain di laga eksibisi Durand Cup 2025 bersama Diamond Harbour (tanpa tampil di liga nasional India seperti Indian Super League atau I-League), dan kontraknya berakhir pada 23 Januari 2026, PSSI tetap menilai ia tidak eligible.

BERDUEL UDARA - Pesepak bola Persib Bandung, Uilliam Barros (tengah) menyundul bola saat melawan Persis Solo dalam matchday 19 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore. Persib Bandung menang tipis atas Persis dengan skor 1-0 berkat gol Andrew Jung pada menit ke-39. TribunSolo/Muhammad Nursina
BERDUEL UDARA - Pesepak bola Persib Bandung, Uilliam Barros (tengah) menyundul bola saat melawan Persis Solo dalam matchday 19 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore. Persib Bandung menang tipis atas Persis dengan skor 1-0 berkat gol Andrew Jung pada menit ke-39. TribunSolo/Muhammad Nursina (/Muhammad Nursina)

Baca juga: Cerita Emosional Thom Haye usai Bawa Persib Tumbangkan Persis Solo di Kampung Halaman Kakeknya

Langsung Dilepas Kembali

Akhirnya, Persis kini merilis Club Statement melalui situs resminya, pada Rabu (4/2/2026) terkait drama transfer Clayton Silva.

Dalam rilisan tersebut, Persis menjelaskan kronologi lengkap proses verifikasi dan menerima keputusan PSSI. 

Selain itu, kontrak dengan Clayton tidak dilanjutkan untuk musim ini karena ketidakmemenuhan syarat tersebut.

Persis menegaskan bahwa mereka telah berupaya maksimal memastikan keabsahan pemain, tetapi tetap menghormati keputusan federasi. 

Kini Persis juga membantu Clayton Silva mencari klub baru di Indonesia untuk sisa musim 2025/2026 yang dirumorkan akan bergabung dengan Garudayaksa FC (tim Liga 2 yang berpeluang promosi ke Super League).

Selain itu, Persis juga berencara akan memboyong kembali Clayton pada musim 2026/2027.

"Persis berterima kasih atas komitmen dari Clayton Da Silveira Da Silva untuk membantu proses registrasi di waktu yang singkat bersama tim. (Tim) berharap yang terbaik untuk karirnya di masa depan," bunyi pernyataan rilis Persis Solo.

BERDUEL UDARA - Pesepak bola Persib Bandung, Federico Barba (kanan) berduel udara dengan pesepak bola Persis Solo, Luka Domancic (kiri) dalam matchday 19 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore. Persib Bandung menang tipis atas Persis dengan skor 1-0 berkat gol Andrew Jung pada menit ke-39. TribunSolo/Muhammad Nursina
BERDUEL UDARA - Pesepak bola Persib Bandung, Federico Barba (kanan) berduel udara dengan pesepak bola Persis Solo, Luka Domancic (kiri) dalam matchday 19 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (31/1/2026) sore. Persib Bandung menang tipis atas Persis dengan skor 1-0 berkat gol Andrew Jung pada menit ke-39. TribunSolo/Muhammad Nursina (/Muhammad Nursina)

Drama ini menunjukkan betapa ketatnya regulasi transfer di Super League, terutama terkait status pemain asing dari liga-liga non-top tier. 

Persis Solo, yang sedang gencar rombak skuad, harus kehilangan satu amunisi penting tanpa sempat melihat aksi Clayton di lapangan. 

Meski demikian, klub menangani kasus ini dengan transparan dan tetap menjaga hubungan baik dengan pemain.

Di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 ini, Persis memang sangat aktif mendatangkan pemain.

Tercatat, tim asuhan Milomir Seslija itu sudah mendatangkan 8 pemain asing baru.

  1. Vukasin Vranes (Serbia) – Kiper
  2. Dusan Mijic (Serbia) – Bek
  3. Luka Dumancic (Kroasia) – Bek
  4. Miroslav Maricic (Serbia) – Gelandang
  5. Andrei Alba (Brasil) – Gelandang bertahan
  6. Dimitri Lima (Brasil) – Gelandang serang (eks Timnas Brasil U-17)
  7. Roman Papariga / Roman Paparyga (Ukraina) – Penyerang
  8. Jefferson Carioca (Brasil) - Sayap Kiri

Regulasi liga mengizinkan maksimal 11 pemain asing (9 terdaftar dan 7 bisa bermain bersamaan), sehingga Persis masih punya slot untuk menambah amunisi.

Selain itu, Persis juga melepas juga melepas sembilan penggawa asingnya, yakni Gervane Kastaneer, Cleylton Santos, Zulfahmi Arifin, Jordi Tutuarima, Xandro Schenk, Fuad Sule, Adriano Castanheira, Sho Yamamoto, dan Kodai Tanaka.

Dengan perombakan total ini diharapkan mampu membawa Persis bangkit di putaran kedua dan selamat dari jurang degradasi.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.