TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, menjelaskan, saat ini pihaknya masih berada pada tahap penyampaian informasi kepada masyarakat sebelum pelaksanaan pendataan secara langsung ke lapangan.

“Untuk sensus ekonomi, saat ini kita masih tahap sosialisasi. Nanti mulai tanggal 16 Mei sampai sekitar dua setengah bulan ke depan, petugas akan melakukan pendataan door to door ke seluruh warga Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia mengatakan, pendataan akan mencakup seluruh kegiatan ekonomi masyarakat, baik usaha besar, menengah, kecil, hingga aktivitas ekonomi rumah tangga.

“Nanti semua kegiatan ekonomi akan kita data. Dari situ akan terpetakan kondisi perekonomian di Kalimantan Barat seperti apa,” jelasnya.

Menurutnya, hasil sensus ekonomi sangat penting untuk menggambarkan struktur ekonomi daerah secara menyeluruh, mulai dari sektor industri, perdagangan, pariwisata, hingga akomodasi makan dan minum.

Baca juga: BPS Kalbar Sebut Program MBG Berpengaruh Terhadap Inflasi

“Misalnya nanti akan terlihat berapa yang bergerak di sektor industri, berapa di akomodasi makan minum, pariwisata, dan sektor lainnya. Angkanya nanti dalam bentuk agregat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh data masyarakat yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya.

“Data yang dikumpulkan itu dijaga kerahasiaannya, tidak akan disampaikan ke siapapun. Itu hanya untuk kepentingan statistik, dan yang dipublikasikan hanya data agregat, bukan data individu,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik saat pendataan berlangsung. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.