TRIBUNHEALTH.COM - Asam jawa merupakan salah satu tanaman yang ternyata punya banyak manfaat.
Di balik rasa asamnya, asam jawa menyimpan berbagai potensi menarik.
Misalnya, dapat berkontribusi pada pencernaan, tinggi antioksidan, dan sebagainya.
Melansir NDTV, berikut ini penjelasan lengkapnya.
Asam jawa kaya akan polifenol dan flavonoid.
Senyawa-senyawa ini membantu mengurangi peradangan internal, yang seringkali menjadi akar penyebab gangguan pencernaan seperti Sindrom Iritasi Usus (IBS).
Asam jawa engandung Asam Hidroksisitrat (HCA), bahan yang biasanya digunakan sebagai suplemen penurun berat badan.
HCA dipercaya dapat menghambat enzim yang membantu tubuh menyimpan lemak, berpotensi membantu pengelolaan berat badan jika dipadukan dengan gaya hidup sehat.
Baca juga: 5 Tanda Fisik Mulai Kecanduan Gadget, Sering Lihat HP dan Malas Keluar
Rasa 'asam' asam jawa berasal dari asam tartarat, asam organik yang bukan hanya berfungsi sebagai pemberi rasa, tetapi juga merupakan antioksidan kuat yang melindungi tubuh dari radikal bebas berbahaya.
Saat Anda mengonsumsi asam jawa, hal itu merangsang produksi empedu di hati.
Ini penting karena empedu berperan dalam menguraikan lemak dalam tubuh.
Asam jawa memiliki rasa asam.
Sensasi asam ini juga meningkatkan produksi air liur, yang mengandung enzim amilase.
Ini merupakan langkah pertama dalam pemecahan karbohidrat.
Asam jawa memiliki kandungan polisakarida non-pati yang sangat tinggi seperti gom, hemiselulosa, lendir, dan pektin.
Serat-serat ini menambah volume pada tinja, sehingga lebih mudah melewati saluran pencernaan.
Baca juga: 9 Olahraga yang Efektif Menurunkan Kolesterol dan Menjaga Keshatan Jantung
Studi dalam Scientific Reports menunjukkan bahwa asam jawa dapat membantu menurunkan kolesterol LDL alias kolesterol 'jahat'.
Serat dalam buah ini mengikat garam dalam empedu dan mencegah penyerapan kembali garam tersebut di usus besar.
(TribunHealth.com)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.