Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin berupaya mendidik Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.


Proses pemberian ilmu itu berlangsung kala Sjafrie memberikan pengarahan kepada kadet di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (6/1).


Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu, dijelaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis untuk menyiapkan benih-benih putra-putri terbaik bangsa.


Putra-putri bangsa terbaik ini, kata Sjafrie, harus dibina agar mampu tampil sebagai pemimpin berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki loyalitas tinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Selain itu, dalam arahannya Sjafrie juga menekankan pentingnya para kadet memiliki cita-cita besar yang diperjuangkan melalui proses pembelajaran, pengorbanan, dan pengabdian.







Menurut dia, cita-cita besar sebagai calon pemimpin bangsa itu hanya bisa terwujud dengan cara menerapkan sikap disiplin sejak dini terhadap diri sendiri.


"Karena tanpa disiplin, potensi dan cita-cita tidak akan tercapai secara optimal. Oleh karena itu, para kadet didorong untuk membangun kemandirian, berdiri tegak, dan berjalan dengan keyakinan dalam mengabdi," seperti dikutip siaran pers tersebut.


Sjafrie berharap dengan adanya pemberian arahan ini, para kadet mampu menjaga semangat nasionalisme dan patriotisme, mengasah kemampuan diri, serta memanfaatkan setiap peluang pembinaan yang diberikan negara demi mewujudkan Indonesia yang kuat, berwibawa, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat.


Untuk diketahui, pembekalan tersebut diikuti oleh 58 kadet dari KKRI, yang terdiri atas 51 kadet putra dan tujuh kadet putri. Mereka memiliki latar belakang asal sekolah serta daerah yang beragam seperti Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Maluku, Papua, Lampung.